Verstappen mendominasi balapan basah untuk seluruh 28 lap setelah balapan tertunda untuk waktu yang lama karena cuaca buruk dan beberapa insiden lap pembuka.
Karena Verstappen tidak tercapai jarak balapan penuh, dia membutuhkan Leclerc untuk finis ketiga atau lebih rendah untuk mengunci gelar juara dunia.
Ia finis 27 detik di depan Leclerc, yang melebar di tikungan terakhir di bawah tekanan co-driver Red Bull Sergio Perez, Minggu (10/9/2022).
Leclerc kemudian mendapat penalti lima detik karena dianggap mengambil keuntungan dengan keluar lintasan sehingga ia harus menyerahkan posisi finis kedua untuk Perez.
Mendengar rivalnya mendapat hukuman, Verstappen yang mendapat kejutan langsung melakukan selebrasi dengan tim Red Bull yang berada di parc ferme setelah wawancara.
Sang pebalap Ferrari kemudian mengucapkan selamat untuk Verstappen.
"Selamat atas gelar juara dunia keduanya," kata Leclerc seperti dilansir laman resmi F1.
Start awal balapan menyaksikan sejumlah pebalap kehilangan kendali karena jarak pandang yang nyaris nol ditambah kondisi lintasan yang sangat basah.
Pembalap Ferrari Carlos Sainz jatuh dan pebalap Williams Alex Albon tidak melanjutkan balapan.
Steward memutuskan untuk menghentikan sementara balapan untuk menunggu kondisi lintasan membaik.
Balapan akan dilanjutkan kembali dengan jarak yang dipangkas, tetapi melewati 27 putaran sehingga para pebalap yang finis 10 besar berhak mendapatkan poin yang tidak dipangkas.
"Gelar pertama sedikit emosional, gelar kedua lebih indah, seperti musim yang kami jalani sekarang," kata Verstappen.
Bos tim Red Bull Christian Horner mengira Verstappen hanya berjarak satu poin dari gelar juara, tetapi ternyata pembalap itu mendapat 25 poin dalam balapan saat Grand Prix berlangsung lebih dari 27 putaran.
"Max semakin dewasa, mengenakan nomor satu itu tahun ini, dia melakukan ini dengan penuh kebanggaan, meraihnya dengan empat balapan tersisa," kata Horner.
Horner juga mempersembahkan kemenangan tersebut untuk Honda yang telah mendukung Red Bull meraih gelar juara dunia dalam dua tahun terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan