/
Senin, 10 Oktober 2022 | 08:33 WIB
F1 GP Jepang: Charles Leclerc Kena Penalti, Max Verstappen Kunci Juara Dunia (suara.com)

Verstappen mendominasi balapan basah untuk seluruh 28 lap setelah balapan tertunda untuk waktu yang lama karena cuaca buruk dan beberapa insiden lap pembuka.

Karena Verstappen tidak tercapai jarak balapan penuh, dia membutuhkan Leclerc untuk finis ketiga atau lebih rendah untuk mengunci gelar juara dunia.

Ia finis 27 detik di depan Leclerc, yang melebar di tikungan terakhir di bawah tekanan co-driver Red Bull Sergio Perez, Minggu (10/9/2022).

Leclerc kemudian mendapat penalti lima detik karena dianggap mengambil keuntungan dengan keluar lintasan sehingga ia harus menyerahkan posisi finis kedua untuk Perez.

Mendengar rivalnya mendapat hukuman, Verstappen yang mendapat kejutan langsung melakukan selebrasi dengan tim Red Bull yang berada di parc ferme setelah wawancara.

Sang pebalap Ferrari kemudian mengucapkan selamat untuk Verstappen.

"Selamat atas gelar juara dunia keduanya," kata Leclerc seperti dilansir laman resmi F1.

Start awal balapan menyaksikan sejumlah pebalap kehilangan kendali karena jarak pandang yang nyaris nol ditambah kondisi lintasan yang sangat basah.

Pembalap Ferrari Carlos Sainz jatuh dan pebalap Williams Alex Albon tidak melanjutkan balapan.

Baca Juga: 12 Temuan Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil Tragedi Kanjuruhan: Soal Minuman Alkohol, Itu Menyesatkan

Steward memutuskan untuk menghentikan sementara balapan untuk menunggu kondisi lintasan membaik.

Balapan akan dilanjutkan kembali dengan jarak yang dipangkas, tetapi melewati 27 putaran sehingga para pebalap yang finis 10 besar berhak mendapatkan poin yang tidak dipangkas.

"Gelar pertama sedikit emosional, gelar kedua lebih indah, seperti musim yang kami jalani sekarang," kata Verstappen.

Bos tim Red Bull Christian Horner mengira Verstappen hanya berjarak satu poin dari gelar juara, tetapi ternyata pembalap itu mendapat 25 poin dalam balapan saat Grand Prix berlangsung lebih dari 27 putaran.

"Max semakin dewasa, mengenakan nomor satu itu tahun ini, dia melakukan ini dengan penuh kebanggaan, meraihnya dengan empat balapan tersisa," kata Horner.

Horner juga mempersembahkan kemenangan tersebut untuk Honda yang telah mendukung Red Bull meraih gelar juara dunia dalam dua tahun terakhir.

Load More