/
Senin, 17 Oktober 2022 | 14:26 WIB
Warga Australia Lakukan Peringatan 20 Tahun Bom Bali 12 Oktober 2002 (freepik.com)

Tragedi Bom Bali adalah salah satu serangan teror yang paling mematikan di dunia.

Insiden ini menewaskan sebanyak 202 orang terdiri dari 88 warga negara Australia dan 38 warga negara Indonesia.

Kejadian terjadi saat sebuah mobil meledak di luar Sari Club di kawasan Pantai Kuta dan ledakan lainnya terjadi bersamaan di Paddy’s bar yang letaknya cukup dekat dengan lokasi yang pertama.

Ledakan terakhir terjadi di dekat kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat pada sekitar pukul 23.15 WITA. 

Pada peringatan tragedi 20 tahun silam, sejumlah orang berdiri di depan tugu peringatan yang didirikan di area ledakan.

Ribuan warga baik domestik maupun wisatawan mancanegara memadati monumen Bom Bali 1 di Legian, Badung, Bali.

Mereka hadir untuk menghormati sekaligus memperingati 20 tahun tragedi Bom Bali.

Suasana kawasan yang terkenal dengan hingar-bingar klub malam mendadak hening saat detik-detik peringatan peristiwa serangan terorisme ini.

Sejumlah orang menyalakan lilin bahkan ada yang menangis saat detik-detik peringatan ledakan Bom Bali dimulai.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Godoksa, Fenomena Mati Kesepian yang Melanda Korea Kini Meresahkan

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si. Menghadiri peringatan 20 tahun tragedi Bom Bali di Monumen Ground Zero, Kuta, Bali pada hari Rabu (12/10).

Pada kesempatan tersebut, Kapolri berharap dengan adanya peringatan ni menjadi kesempatan bagi Indonesia dan dunia untuk memperkuat kerjasama melawan terorisme.

Kegiatan peringatan 20 tahun Bom Bali turut dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. dan juga turut dihadiri oleh Kepala BNPT Komjen Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H.

Peringatan 20 tahun tragedi Bom Bali juga dilakukan oleh warga Australia di Bali.

Sejumlah warga Australia yang juga termasuk keluarga korban dan penyintas Bom Bali 2002 mengheningkan cipta selama 1 menit dan juga meletakkan bunga di konsulat Central Australia di Denpasar. 88 warga Australia termasuk seorang anak berusaha 13 tahun tewas dalam kejadian ini.

Load More