Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Vivin Cahyani mengungkapkan bahwa PSSI akan menindaklanjuti apa yang direkomendasikan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Benarkah PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB)?
Sebagaimana diketahui pasca terjadinya peristiwa tragedi Kanjuruhan Malang, pemerintah membentuk tim pencari fakta untuk mengetahui siapa pihak-pihak yang harus bertanggung jawab atas peristiwa yang memakan ratusan korban tersebut.
Tim tersebut akhirnya terbentuk dan diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) yakni Mahfud MD.
Alhasil, setelah beberapa kali turun ke lokasi kejadian, pada 14 Oktober 2022, tepat dua minggu setelah kejadian tersebut, TGIPF mengeluarkan rekomendasi yang salah satunya adaah menyatakan bahwa jajaran Exco PSSI termasuk Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule mengundurkan diri dari jabatannya.
Pengunduran diri itu sebagai bentuk tanggungjawab moral atas jatuhnya ratusan korban pasca kerusuhan yang terjadi setelah laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang itu.
Rekomendasi TGIPF itu akhirnya diserahkan kepada Presiden Jokowi oleh Mahfud MD.
Menanggapi hal tersebut, Vivin menyatakan bahwa PSSI akan menindaklanjuti apa yang menjadi rekomendasi TGIPF, terlebih setelah adanya evaluasi Gugus Tugas Transformasi Sepak Bola Indonesia ihwal kejadian Tragedi Kanjuruhan.
"Apa yang sudah dievaluasi, apa yang sudah direkomendasi itu menjadi tekad PSSI untuk mereformasi total sepak bola dan melakukan aksi kerja nyata," kata Vivin usai pertemuan PSSI dan FIFA di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (18/10/2022).
Vivin pun memohon dukungan kepada masyarakat untuk PSSI dan kebangkitan sepak bola di Tanah Air.
Baca Juga: Catatan 50 Pertandingan Xavi bersama FC Barcelona
"Mohon dukungan dan doa agar semua berjalan maksimal. Perbaikan dari PSSI pun bisa dinikmati. Seperti kata Presiden FIFA, dengan penduduk sekitar 270 juta jiwa, Indonesia seharusnya menjadi bintang, setidak-tidaknya di kawasan regional maupun dunia," ujar Vivin.
Adapun tim Gugus Tugas Transfirmasi Sepak Bola Indonesia itu sendiri beranggotakan perwakilan dari FIFA, AFC, PSSI, dan pemerintah Indonesia yang diwakili beberapa kementerian dan Polri.
Jika sesuai alur waktu yang direncanakan, gugus tugas tersebut akan melakukan rapat perdana pada 21 Oktober 2022 dekat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan
-
Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin
-
Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya
-
Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika
-
Review Film Mata Jiwa: Potret Kaum Marginal dan Akar Empati Tiyo Ardianto
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026