/
Senin, 24 Oktober 2022 | 17:03 WIB
Lokasi ditemukannya mayat wanita terbungkus plastik di bawah tol Becakayu. ((dok tribratanews))

Penemuan mayat perempuan terbungkus kantong plastik ditemukan di bawah kolong tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Kalimalang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Mayat ini ditemukan oleh warga sekitar pada hari Senin (17/10) pukul 19.30 WIB.

Perempuan yang ditemukan mayatnya ini diketahui berinisial AYR (36) yang merupakan warga Pulogebang, Jakarta Timur. Mayat yang terbungkus dalam plastic berwarna hitam ini diduga merupakan korban pembunuhan keji.

Didapati ada luka di tubuh korban dan keluar darah dari mulut korban. Jenazah sudah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan autopsi.

Dari penemuan mayat wanita ini Polda Metro Jaya telah menangkap seorang pria berinisial R (36) di daerah Pondok Gede, Bekasi.

Pelaku berinisial R ditangkap sebagai terduga pelaku pembuang mayat wanita tersebut.

Ternyata, R juga merupakan terduga pelaku pembunuhan wanita yang mayatnya dibuang di kolong Tol Becakayu tersebut. Dari pemeriksaan  polisi diketahui bahwa pelaku tega menghabisi nyawa korban karena sakit hati.

Menurut Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, korban tewas setelah ditampar berkali-kali dan dicekik oleh pelaku. Setelah mengetahui bahwa korban sudah tewas, maka pelaku membuang mayat korban ke Jalan Kalimalang, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Dari rekaman CCTV yang beredar, ditunjukkan bahwa R membawa troli yang berisikan mayat korban sebelum akhirnya dibuang ke bawah tol Becakayu.

Dalam rekaman CCTV ini banyak yang menyorot raut wajah dari R. Dimana dia tetap tenang dan tidak menunjukkan wajah resah maupun ketakutan setelah berhasil menghabisi nyawa AYR. Selain itu dia juga tidak menunjukkan perasaan bersalah.

Baca Juga: Kemenkes Minta Orang Tua Waspadai Gejala-gejala Ginjal Akut Seperti Ini

Dalam perjalanan dia akan membuang mayat dari AYR, dia membawanya dalam troli dan terlihat menaiki lift. Dalam lift tersebut, ada orang yang masuk ke dalam lift dan anehnya R tidak terlihat deg-degan.

Normalnya setelah orang melakukan sesuatu yang terlarang atau menyembunyikan sesuatu, mungkin ada perasaan takut. Tapi terlihat R malah berusaha untuk mengajak bicara orang-orang yang ada di lift bahkan dia juga ketawa dengan tenang dan rileks.

Dari sini banyak yang bertanya-tanya, apakah memang sepintar itu untuk menutupi perasaan bersalahnya atau memang sudah tidak ada perasaan bersalah sama sekali dan malah ada perasaan bahagia. 

Load More