/
Jum'at, 04 November 2022 | 08:00 WIB
Timnas Basket Putri Indonesia di Piala FIBA Asia Putri 2021 Divisi B (FIBA)

Saat ini Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) sedang membuka seleksi nasional atau seleknas bagai para talenta muda Tanah Air untuk berkesempatan memperkuat tim nasional bola basket putri Indonesia.

Kesempatan ini akan diberikan para talenta muda Indonesia yang memiliki kelahiran di tahun 1999 sampai tahun 2004. Sementara itu seleksi sendiri akan dilakuakn ada 13-14 November 2022 di Surabaya.

Sementara itu, Wakil Ketua PP Perbasi Bidang pembinaan dan Prestasi Bidang Pembinaan dan Presatasi, George Fernando Dendeng mengatakan bahwa yang ikut seleknas harus terlebih dahulu mengantongi rekomendasi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) daerahnya masing-masing.

Selain itu, seleksi juga akan dilakukan melalui hasil pantauan tim pelatih timnas putri. Perbasi sudah mengantongi tujuh nama yang didapat dari beberapa turnamen seperti Liga Mahasiswa dan pemain yang pernah bermain bersama timnas U-18 Kejuaran FIBA Asia Divisi A di India September lalu.

Mereka bahkan sudah ikut bergabung dalam pemusatan latihan bersama timnas putri di Surabaya Paguyuban Burger Jakarta
tawarkan dua burger menggiurkan di Senayan Menurut penanggung jawab timnas putri Christopher Tanuwidjaja, para pemain tersebut dipanggil karena dinilai layak mendapat kesempatan berlatih bersama timnas.

"Ini bagian dari misi regenerasi di timnas putri. Kami ingin jangan sampai ketinggalan melakukan regenerasi. Di Asia Tenggara sudah ada pemain muda bermunculan. Mereka kami panggil dengan harapan mereka dapat eksposur dari pelatih timnas," ujar dia.

Christopher juga menjelaskan bahwa Perbasi harus merekrut para pemain muda untuk menggantikan beberapa pemain senior yang dicoret dari pelatnas bahkan ada yang menyatakan pensiun. Mega Nanda Perdana Putri, Jovita Elizabeth Simon dan Visa Dewi Samsuri dipulangkan dari pemusatan latihan karena berbagai alasan.

"Mereka masuk untuk menggantikan beberapa pemain yang dicoret dan pensiun. Tapi mereka juga tidak ada jaminan bisa masuk timnas. Semua harus bersaing, tidak ada yang aman. Siapa pun bisa pulang dan bisa gabung timnas. Kami juga terus memantau pemain," ucapnya.

Load More