Pelatih Manchester City yakni Pep Guardiola memberikan kode tentang masa depannya sebagai manajer klub.
Sebagaimana diketahui bahwa kontrark pelatih yang merupakan mantan pemain FC Barcelona itu akan berakhir di akhir musim nanti.
Mengenai kelanjutan masa depannya, Pep mengatakan bahwa ia bisa saja akan tetap bertahan di Manchester City jika para pemain dan jajaran kepengurusan masih percaya dengan sistem dan metodenya.
"Emosi Anda sebagai manajer, setelah tujuh tahun di sini, Anda selalu ragu apakah orang-orang akan tetap mengikuti Anda atau lelah. Kami memiliki ribuan pertemuan dan begitu banyak perjalanan," kata Pep dikutip dari Mirror, Sabtu (5/11/2022).
Mantan pelatih FC Barcelona dan Bayern Munchen itu mengatakan bahwa dirinya akan siap untuk berkomitmen masa depannya ke Manchester City jika syarat tadi terpenuhi.
“Tetapi kemudian Anda melihat hari ini dan Anda berpikir 'wow, mereka masih ingin melakukannya dan mereka masih hidup," ujarnya.
“Itu membuatku sangat, sangat bangga. Semua orang luar biasa. Kami tidak memenangkan Liga Premier hari ini, tentu saja," tuturnya.
"Tapi saat-saat ini, ketika Anda melihat wajah-wajah di kerumunan, itu membuat pekerjaan Anda terasa sangat menyenangkan," ucapnya.
Sejak menangani Manchester City pada 2016 silam, Pep mencatatkan rekor yang cukup fantastis. Dari 273 pertandingannya bersama klub raksasa Liga Inggris tersebut, Pep memenangkan 200 pertanding, 36 hasil seri, dan hanya 37 kalah dari total 273 pertandingan yang sudah ia jalani.
Baca Juga: Luis Milla Apresiasi Sikap Pemain Persib Jalani Program Latihan
Beberapa gelar juga sudah ia raih bersama dengan Manchester City, gelar tersebut di antaranya:
Liga Primer Inggris: 2017/2018, 2018/2019, 2020/2021, 2021/2022.
FA Cup: 2018/2019. EFL Cup 2017/2018, 2018/2019, 2019/2020, 2020/2021.
FA Community Shield: 2018/2019.
Ciy sendiri direncanakan baru akan membicarakan masa depan Pep Guardiola terkait masa depanny selama Piala Dunia berlangsung.
Saat ini Manchester City masih memimpin klasemen sementara Liga Inggris musim 2022/2023 dengan perolehan 32 dari 13 pertandingan. Mencatatkan empat kemenangan dan sekali kalah dalam lima laga terakhir mereka di Liga Primer Ingri.
Pencapaian yang luar biasa bukan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik