Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono mengapresiasi langkah yang dilakukan PSSI untuk melakukan kolaborasi dengan UEFA terkait dengan pengembangan liga dan workshop peningkatan kapasitasklub.
Menuruntya, program ini benar-benar memberikan pengetahuan bagi klub-klub di Indonesia untuk melakukan pengembangan klub ke arah yang lebih profesional.
“Program yang diinisiasi oleh PSSI bekerja sama dengan UEFA ini benar-benar merefresh knowledge atau pengetahuan mengenai modul-modul yang dijelaskan oleh UEFA dan ini sangat berguna untuk pengembangan klub profesional di Indonesia,” kata Teddy, Senin (21/11/2022).
Teddy sendiri ikut menghadiri acara bertema League Develompment Program (LDP) yang berlangsung pada 19-22 November di Hotel Century, Jakarta.
Teddy berharap dengan PSSI rutin mengadakan program-program kegiatan seperti ini untuk kemajuan sepak bola Indonesia dan kemajuan klub sepak bola di Tanah Air.
“Kami berharap PSSI bisa rutin melakukan program-program pengembangan segala aspek seperti ini kedepannya sehingga kami klub di Indonesia bisa menjadi lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Perwakilan UEFA, Eva Pasquier mengatakan bahwa program LDP adalah salah satu program yang ditawarkan oleh UEFA. Program ini adalah tentang bagaimana mengembangkan klub, memberi mereka alat dan wewenang untuk menjalankan bisnis mereka dengan lebih efisien dan lebih profesional.
“Kita tahu bahwa sepak bola adalah olahraga yang paling populer dan sangat kuat, semua orang menyukai sepak bola. Namun sepak bola Indonesia mengalami masa-masa sulit dalam lima tahun terakhir, mulai dari pembekuan Federasi, kemudian covid-19 melanda, dan baru-baru ini tragedi Kanjuruhan yang terjadi bulan lalu. Tapi kami percaya bahwa dengan kekuatan dan kecintaan negara Indonesia pada sepak bola, serta usaha federasi dan klub untuk mengatasi kesulitan tersebut, sepak bola Indonesia akan kembali lagi ke tempatnya semula, yaitu di atas,” kata Eva Pasquier.
Sementara itu, CEO Bali United, Yabes Tanuri mengatakan bila kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut membawa pemahaman baru buat klub sepak bola di Indonesia.
Hal yang diperoleh seperti pengembangan manajemen, keuangan, sebuah brand klub dan masih banyak lagi. Tentunya UEFA memberikan sesuatu yang baru untuk arah sepak bola Indonesia lebih berkembang.
“Banyak hal yang diperoleh dari workshop bersama UEFA, mulai dari manajemen, finance, brand dan hal lainnya agar sebuah klub sepak bola di Indonesia berkembang lebih maju. Apalagi semua orang mengetahui bila UEFA memiliki liga terbaik di seluruh dunia, untuk itu banyak yang bisa dipelajari,” jelas Yabes Tanuri.
Selain pemahaman yang disampaikan oleh CEO Bali United tersebut, ternyata pengembangan pemain muda juga menjadi atensi UEFA untuk setiap klub di Indonesia bisa memperhatikan bidang ini.
Itu tidak terlepas dari pengembangan bakat pemain muda agar sebuah klub sukses menghadirkan pemain baru profesional di masa depan.
“Pengembangan sebuah tim dari sebelumnya bisa menjadi lebih baik kedepannya, salah satunya juga dibahas mengenai youth development atau pengembangan pemain muda. Kita akan berusaha untuk menerapkan semua hal dari UEFA untuk kemajuan Bali United,” tambah Yabes Tanuri.
Baca Juga: Pedoman Cara Menyelamatkan Diri saat Terjadi Gempa Bumi Agar Aman
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah