Striker timnas Uruguay mengatakan bahwa dia tidak akan meminta maaf kepada Ghana terkait dengan insiden dirinya yang sengaja melakukan handsball pada pertandingan mereka di Piala Dunia tahun 2010.
Matan pemain FC Barcelona itu sengaja menepis bola yang sudah 99 persen akan menjadi gol bagi timnas Ghana pada pertandingan tersebut. Namun, karena ulahnya itulah akhirnya Ghana hanya mendapat hadiah penalti.
Naasnya, penalti tersebut gagal dikonfersikan menjadi gol dan Ghana mengalami kekalahan pada laga tersebut yang membuat Ghana harus tersingkir pada Piala Dunia 2010 silam.
Dalam salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah Piala Dunia, Suarez menggagalkan kemenangan akhir Ghana di perempat final Piala Dunia 12 tahun lalu dengan secara sengaja menangani tembakan Dominic Adiyah di garis gawang.
Suarez mendapat kartu merah langsung karena kebobolan penalti dan kemudian dengan liar merayakannya di luar lapangan saat Asamoah Gyan melakukan tendangan penalti yang membentur mistar. Uruguay kemudian mengalahkan Ghana melalui adu penalti untuk menggagalkan peluang Black Stars menjadi tim Afrika pertama yang mencapai babak empat besar Piala Dunia.
Dua belas tahun kemudian, Uruguay dan Ghana bertemu di babak grup pada hari Jumat dan pemenangnya akan menyingkirkan yang lain dari turnamen tersebut. Suarez mengambil bagian dalam konferensi pers pra-pertandingan pada hari Kamis di mana seorang jurnalis mengatakan kepada striker itu bahwa sebagian masyarakat Ghana menggambarkannya sebagai iblis dan mereka menantikan pensiunnya.
"Saya melakukan handball, tapi pemain Ghana itu gagal mengeksekusi penalti, bukan saya," jawab sang striker. "Mungkin saya akan meminta maaf jika saya melakukan tekel, mencederai pemain, dan mendapat kartu merah. Tapi dalam situasi ini... itu bukan salah saya," katanya.
"Saya tidak melewatkan penalti. Pemain yang gagal mengeksekusi penalti, dia akan melakukan hal yang sama. Bukan tanggung jawab saya bagaimana dia menembak penalti,"
Ghana akan mengincar kemenangan untuk membalaskan denam mereka saat menghadapi Uruguay di Stadion Al Janoub di Al Wakrah dalam penentuan siapa yang lolos ke babak 16 besar.
Baca Juga: Declan Rice: Inggris Pantas Dapat Pujian
Berbicara sebelum turnamen tentang pertandingan ulang dengan Suarez, pelatih Ghana Otto Addo mengatakan: "Saya yakin itu akan ada di benak beberapa pemain karena itu adalah pertandingan yang menentukan, tidak hanya untuk Ghana tetapi juga untuk Afrika sebagai tim. utuh," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan