/
Kamis, 05 Januari 2023 | 19:53 WIB
Daley Blind meninggalkan Ajax dengan persetujuan bersama pada bulan Desember . ((AFP))

Bayern Munchen secara resmi telah sepakat untuk mendatangkan mantan bek Manchester United yakni Daley Blind pada jendela transfer di bulan Januari ini. 

Blind telah mengakhiri kerja samanya bersama Ajax Amsterdam. Ia meninggalkan Johan Cryuff Arena atas kesepakatan kedua belah pihak pada Desember lalu. 

Pemain berusia 32 tahun itu juga merupakan pernah merumput di Liga Inggris bersama Manchester United pada tahun 2018.

Ia juga telah mencapai 100 pertandingan bersama Ajax Amsterdam. 

Kini kedatangan bek serba bisa di Munchen itu akan membantu klubnya untuk menutup posisi bek kiri yang absen karena Lucas Hernandez mengalami cedera saat bermain untuk Timnas Prancis pada gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar itu. 

Blind dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis menjelang kepindahannya ke Bundesliga. Pada saat penulisan, tidak ada detail yang dibagikan mengenai panjang kontrak.

Bek ini memulai karirnya dengan Ajax, klub tempat ayahnya Danny memenangkan Liga Champions pada tahun 1995. Dia bergabung dengan Manchester United setelah Piala Dunia 2014, mengikuti Louis van Gaal ke Old Trafford, tetapi melihat peluangnya terbatas di bawah penerus Van Gaal Jose Mourinho dan akhirnya pindah.

Tugas Bayern selanjutnya adalah menemukan pengganti untuk korban cedera jangka panjang lainnya. Penjaga gawang Manuel Neuer mengalami patah kaki saat melakukan perjalanan ski setelah Piala Dunia, dan harus absen selama sisa musim setelah menjalani operasi.

“Dengan rasa sakit di hati saya dan air mata di mata saya, saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada klub,” tulis Blind dalam sebuah pernyataan setelah meninggalkan klub tempat ia mencapai semifinal Liga Champions 2018-19.

Baca Juga: Kesalnya Nadia Hawasyi Disawer Pria Saat Sedang Baca Alquran, MUI sampai Murka

"Bermain untuk Ajax adalah hal terbaik yang pernah ada. Amsterdammer sering langsung dan menuntut. Itu juga diperbolehkan, saya suka itu dan itulah mengapa saya selalu bisa jujur kepada Anda. Bersama-sama kami memiliki hubungan khusus dan itu tidak selalu mudah bagi saya."

“Terkadang saya merasa bahwa saya bermain melawan beberapa dari Anda dan terkadang saya merasa bahwa saya dikritik sedikit lebih cepat daripada banyak pemain lain."

“Itu sama sekali bukan alasan saya pergi. Saya juga berterima kasih kepada Anda. Saat Anda meneriakkan nama saya, saya merinding berulang kali. Saya bangga telah menjadi bagian dari ini. Itu adalah waktu yang luar biasa."

“Ini bukan bagaimana saya membayangkan akhir saya di Ajax, tetapi karena 'keadaan' ternyata seperti itu. Saya harap waktu yang tepat akan datang untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Anda. Pastikan Ajax tetap menjadi Ajax.”

Load More