Liverpool lagi-lagi harus menelan kekalahn usai ditumbangkan Brighton 3-0 dalam lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Falmer, Sabtu (14/1/2023). Di mana, ini merupakan kekalahan kedua mereka setelah pada laga sebelumnya meraka kalah dikandang Brentford 3-1 pekan lalu.
Tuan rumah berhasil membuka keunggulan di awal-awal babak kedua, pada menit ke 46 Solly March mencetak gol untuk memimpin skor 1-0, delapan menint berselang, Solly kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 di menit e 53.
Gol kemenangan Brighton ditutup oleh Danny Welbeck yang mencetak pada menit ke 81.
Berkat hasil ini Brighton naik ke posisi ketujuh klasemen dengan raihan 30 poin. Sementara Liverpool harus puas di posisi ke-9 dengan 28 poin yang mereka kumpulkan saat ini.
Usai pertandingan, pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengatakan bahwa itu adalah pertandingan terburuk yang pernah ia mainkan.
"Itu buruk. Sangat buruk. Saya tidak ingat pertandingan yang lebih buruk. Sejujurnya saya tidak bisa. Brighton bermain sangat baik. Mereka pantas menang. Itu adalah tim yang sangat terorganisir melawan tim yang tidak terlalu terorganisir."
"Tentu saja kami sangat prihatin. Bagaimana bisa Anda tidak mengejar pertandingan seperti ini?"
Setelah 18 pertandingan liga, Liverpool telah mencetak lebih sedikit gol, kebobolan lebih banyak, memenangkan poin lebih sedikit dan memiliki selisih gol yang lebih buruk daripada pada tahap ini dari kampanye papan atas sebelumnya di bawah Klopp, yang ditunjuk sebagai manajer pada Oktober 2015.
Mereka telah kehilangan 26 poin di liga musim ini - empat lebih banyak dari seluruh musim 2021-22.
Baca Juga: Telak! Ayah Brigadir J Berharap Ferdy Sambo Cs Dijatuhi Hukuman Mati: Sudah Sepantasnya
Sementara itu, kapten Liverpool Jordan Henderson ketika ditanya apa yang salah dari timnya, ia menjawab semuanya.
"Itu tidak benar untuk sementara waktu sekarang. Semua orang tahu itu. Saya akan bertanggung jawab dan para pemain juga akan melakukannya. Kami harus berusaha memperbaikinya."
"Kepercayaan diri kami cukup rendah. Tingkat energinya rendah. Kami harus terus berjuang dan mudah-mudahan kami bisa mengubahnya lebih cepat daripada nanti."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Lenovo Yoga Slim Ultra 7 FIFA World Cup 26 Edition:Laptop AI Premium dengan Aura Sang Juara
-
Bocor Rp15.000 Triliun: Angka Fantastis di Tengah Nestapa Gaji Guru Kita
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
Jejak Geng Kelelawar Ulu Belu: 30 Kali Bobol Toko Hingga Kotak Amal, 4 Tersangka Diringkus
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya