Persebaya akan hadapi lawan cukup sulit di pekan ke-3 BRI Liga 1 2023/24. Anak asuh Aji Santoso itu akan hadapi PSIS di Stadon Jatidiri, Minggu (16/7).
Jelang lawan PSIS, pelatih Aji Santoso mengakui bahwa anak asuhnya harus ekstra waspada dengan kekuatan Laskar Mahesa Jenar. Bajul Ijo akan kesulitan jika lengah saat melawan PSIS di Jatidir.
Aji tegaskan salah satu pemain yang bakal jadi ancaman nyata bagi permainan Persebaya ialah gelandang asal Prancis, Boubakary Diarra.
Pemain yang bertugas menjaga kedalaman permainan lini tengah PSIS menurut Aji bisa jadi perusak bagi strategi Persebaya.
Selain eks pemain Torino itu, Aji juga melihat mantan pemain Persebaya asal Jepang, Taisei Marukawa juga jadi ancaman berbahaya.
”Ketajaman pemain depan mereka (PSIS) cukup bagus, ada Taisei Marukawa sama Carlos Fortes, terus satu lagi gelandang Diarra itu, menurut saya mereka memiliki kualitas yang bagus,” kata Aji seperti dikutip, Jumat (14/7).
Namun Aji tegaskan bahwa ia tidak akan terapkan strategi man to man marking untuk redam kekuatan PSIS.
"Kita harus waspada dengan pemain-pemain tersebut, meskipun saya tidak menerapkan taktikal man to man marking,” ungkap Aji.
Sementara itu, di kubu PSIS kekalahan dari Persita di pekan kedua BRI Liga 1 2023/24 bakal jadi pelecut untuk hadapi Persebaya pada akhir pekan nanti.
Baca Juga: Redam Agresivitas Lini Depan PSIS, Persebaya Bakal Terapkan Man to Man Marking?
Penjaga gawang Adi Satryo menambahkan kekalahan pertama ini akan menjadi acuan timnya agar kedepan tampil lebih baik dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.
“Semoga jadi acuan kami agar tampil lebih baik lagi untuk laga selanjutnya,” beber Adi.
Berita Terkait
-
Redam Agresivitas Lini Depan PSIS, Persebaya Bakal Terapkan Man to Man Marking?
-
Tekad Eks Kiper Timnas Belanda Jelang Lawan Persib, Siap Hadapi Gempuran David da Silva dkk
-
Misi Balas Dendam Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto Siap Baku Hantam
-
Ingin Menang Lawan Persikabo 1973, Pemain PSM Harus Lupakan Kekalahan dari Dewa United
-
Tekad Rachmat Irianto Bawa Persib Hentikan Tren Kemenangan Dewa United di BRI Liga 1
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica