Suprapto namanya, pria 57 tahun asal Desa Banggle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur itu merupakan ayah jahat yang tega menghabisi anak kandungnya sendiri.
Suprapto adalah pelaku pembunuhan terhadap Desy Lailatul Khoiriyah (20), putri kandungnya sendiri. Usai tega membunuh Desy, Suprapto lantas melarikan diri.
Aksi Suprapto melarikan diri cukup lihai. Hal ini yang membuat petugas kepolisian memberikan timah panas. Ia ditembak aparat polisi karena berusaha kabur saat akan ditangkap.
“Kita lakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra seperti dikutip dari BeritaJatim.com--jaringan Suara.com
Suprapto tak menyesal membunuh anak kandungnya sendiri. Ia bahkan terus berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Bahkan, tersangka juga merubah warna sepeda motor Honda Beat yang dipakai untuk melarikan diri.
Sepeda motor sewaan korban itu dirubah warnanya dari biru menjadi merah oleh tersangka. Caranya dengan menutup menggunakan stiker.
Usai membunuh korban, Suprapto juga mengambil motor, perhiasan dan HP milik korban.
Suprapto menghabisi nyawa putri kandungnya sendiri dengan cara mencekik leher korban. Kemudian membungkus menggunakan karung, sebelum akhirnya dibuang ke persawahan Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu.
Baca Juga: Terungkap! Skenario Pembunuhan Berencana yang dilakukan Ferdy Sambo ke Brigadir Yosua
Berita Terkait
-
Pikat Masyarakat Ngawi, Ganjar Pranowo Kasih Ponsel Gratis, Siti Fatimah Jadi yang Beruntung
-
Buntut Oknum Aremania Bikin Ricuh di Kediri, Erick Thohir Ancam Hukuman Pengurangan Poin
-
Bentrokan Suporter, Panpel Persik Pastikan Tidak ada yang Dirawat Intensif di Rumah Sakit
-
Bicara Soal Hati Nurani Pasca Ricuh Suporter di Stadion Brawijaya, Arema FC Kena Tampar Publik: Kaya Punya Hati Aja
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Cek Harga Lewat DM: Praktik Janggal yang Bikin Calon Pembeli Kabur
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Lomba Pidato Bung Karno 2026 Resmi Digelar, Total Hadiah Capai Rp16 Juta
-
Membaca Indonesia dari Kacamata Orde Baru: Menelusuri Indonesia 1979
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
Berdemokrasi dengan Sehat: Bicara Politik itu Hak Warga Negara
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit