Penyakit Cacar Monyet merebak disaat maraknya Covid-19 belum usai. Cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Dilansir dari Wikipedia, awal maraknya wabah cacar monyet di tahun ini setelah dikonfirmasi pada 6 Mei 2022 di Britania Raya, pada saat penduduk Inggris bepergian ke Nigeria di Afrika Barat, tempat penyakit ini bersifat endemis. Selama berada di sana, orang tersebut menunjukkan gejala dan tanda klinis yang konsisten dengan cacar monyet pada tanggal 29 April 2022. Lalu ia kembali ke Britania Raya pada 4 Mei 2022, dan memulai kasus indeks wabah cacar monyet di negara ini. Indonesia sempat masih merasa aman karena belum ada warga yang terkonfirmasi terkena cacar monyet.
Namun, hari ini, Sabtu, 20 Agustus 2022, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan kasus terkonfirmasi cacar monyet pertama di Indonesia. Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril mengatakan, seorang laki-laki berumur 27 tahun berasal dari DKI Jakarta telah terkena cacar monyet setelah dilakukan pemeriksaan PCR. "Hari ini, pasiennya ada yang satu terkonfirmasi, dari DKI Jakarta, orangnya laki-laki 27 tahun, dapat laporan pemeriksaan PCR tadi malam," kata Syahril dalam konferensi pers daring, di Jakarta.
Syahril memaparkan, gejala yang dialami oleh pasien berupa demam, dan adanya ruam di beberapa bagian tubuh, "Ada demam, kemudian juga ada pembesaran kelenjar limpa, tapi keadaannya baik, artinya tidak sakit berat dan ada cacar-nya atau ruam-ruamnya di muka, di telapak tangan, kaki dan sebagian di sekitar alat genitalia," katanya. Gejala ini pasien alami mulai dari tanggal 14 Agustus 2022 lalu, setelah sebelumnya pasien pulang dari luar negeri.
Karena adanya gejala ini, maka dilakukan tes PCR terhadap pasien tersebut. Dalam penjelasan Syahril, dikatakan dalam hitungan dua hari, pemeriksaan PCR itu sudah dilakukan dan tadi malam sudah diumumkan positif terkonfirmasi. Untuk keadaan sekarang, pasien hanya memiliki gejala ringan maka tidak memerlukan perawatan di ruang isolasi, namun hanya perlu melakukan isolasi mandiri di rumah.
Karena telah ditemukannya pasien terkonfirmasi cacar monyet ini, pihaknya bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah melakukan pelacakan kontak erat terhadap pasien tersebut, dikarenakan penularan virus cacar monyet ini sangatlah cepat, "Kasus cacar monyet ini adalah kasus yang menular yang memerlukan contact tracing kepada orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien tersebut," kata Syahril.
Syahril juga menginformasikan bahwa hingga saat ini sudah 23 kasus suspect cacar monyet yang ditangani, namun dari jumlah tersebut, 22 orang dinyatakan negatif cacar monyet melalui tes PCR, sehingga dengan temuan ini menjadi kasus pertama di Indonesia adanya pasien terjangkit cacar monyet.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Skema Penyelundupan Handphone Terbongkar: 337 Unit Iphone dan Samsung Disembunyikan di Dinding Truk
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
Jadwal FYP TikTok 2026 Terbaru: Jam Terbaik Unggah Konten Biar Viral!
-
Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin
-
HP Gaming Murah Anyar, Nubia Neo 5 Pro Andalkan RAM 12 GB dan Layar OLED
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Asa Juara Sirna Dilibas Persija, Persebaya Surabaya Fokus Akhiri Musim Sebaik Mungkin
-
5 HP Xiaomi 5G di Bawah Rp4 Juta April 2026, Performa Kencang Tanpa Lemot
-
5 Mobil Keluarga Bekas Pengganti Avanza, Hemat dan Tangguh Dipakai Harian
-
5 Mobil Keluarga Nyaman Anti Limbung Tak Bikin Mabuk Darat, Mulai 80 Juta dari Honda hingga Hyundai