Berawal dari kecenderungan dimana menurunnya pendapatan dan juga buying power pasca pandemi , masyarakat lebih memilih opsi membeli barang-barang bekas pakai atau yang biasa dikenal dengan thrifting.
Peluang dan bisnis thrifting atau thrift shop belakangan ini memang sedang diminati oleh kawula muda di kota - kota besar di Indonesia.
Melihat fenomena ini , banyak bermunculan thrift shop baik online maupun offline di tempat yang mereka anggap strategist. Ada juga yang menjual beberapa barang-barang pribadinya dengan kualitas baik melalui sosmed , yang biasa mereka sebut barang preloved.
Thrifting sering disamakan dengan preloved. Padahal keduanya terdapat perbedaan dan persamaan yang mendasar. Thrifting merupakan bisnis pakaian bekas yang didatangkan dari luar negeri, sedangkan preloved adalah usaha barang bekas yang berasal dari kepemilikan sendiri.
Persamaan thrifting dan preloved adalah keduanya sama-sama menjual berbagai barang bekas yang masih bagus untuk digunakan. Perbedaannya ada di dari mana barang yang dijual itu berasal.
Jika kamu juga menyukai bisnis yang berkaitan di bidang fashion atau masih belum memiliki ide bisnis, membuka thrift shop dapat menjadi pilihan, ada beberapa hal penting yang harus kamu ketahui terlebih dahulu, Jangan sampai, usaha yang kamu jalankan justru merugi .
Kemudian, bagaimana cara memulai bisnis thrifting yang benar? berapa modal usaha bisnis thrifting sekarang ini? Berikut adalah beberapa tips untuk memulai usaha barang bekas atau Thrifting .
1. Tentukan Modal .
Siapkan modal yang ingin kamu tentukan untuk memulai sebuah thrift shop. Selain itu, kamu juga perlu kesabaran ekstra dalam menemukan barang yang bagus agar dapat memaksimalkan modal kamu. Pada dasarnya, hal ini tergantung dari jenis pakaian yang kamu jual, apakah dari merek terkenal atau bukan. Selain itu, kamu harus menentukan apakah bisnis ini akan dilakukan secara online atau offline .
Baca Juga: Kesal Dengan Sikap Pegawai Bank, Nasabah Menarik Uangnya 11 Milyar Rupiah dan Minta Dihitung Manual
2. Tentukan Produk Yang Ingin Dijual.
Saat ini bisnis thrifting menyasar kaum pria dan wanita, namun ada juga sebagian thrift shop yang fokus menjual pakaian wanita saja. Oleh karena itu, kamu harus menentukan siapa target konsumen kamu, setelah itu tentukan model pakaian apa yang ingin dijual, apakah fokus menjual celana, jaket, sweater, jam tangan atau aksesoris antik lainnya.
3. Cari Dan Pilih Supplier Yang Tepat
Selanjutnya adalah menemukan supplier yang tepat untuk memenuhi kebutuhan stok barang. Sebenarnya, kamu bisa mencari sendiri barang bekas yang akan kamu jual dengan thrifting, misalnya ke Pasar Cimol Gedebage Bandung, atau ke Pasar Senen .Tentu butuh waktu yang lama untuk memilih satu persatu, akan tetapi ku bisa memilih sendiri barang yang sesuai selera kamu, sekaligus dapat menyaring barang yang sudah pasti bagus untuk dijual kembali . Kamu juga bisa mendapatkan stok melalui supplier, bisa yang di dalam negeri atau dari luar negeri. Kalau baju bekas, biasanya dikirim dalam 1 karung besar, untuk yang seperti ini biasanya kita tidak bisa tahu isi dan kualitas barang di karung tersebut pun beraneka macam.
4. Jaga Kualitas Dan Kebersihan Produk.
Produk thrift shop memang memiliki kualitas yang masih bagus, biasanya produk tersebut dikirim dalam jumlah banyak dari luar negeri. Jadi, penting untuk menjaga kebersihan produknya. Misalnya, laundry sebelum dijual dan dipasarkan agar lebih menarik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Performa Kamera Ungguli iPhone 16 Pro Max, Ini 3 Fitur Menarik Motorola Signature
-
Tak Terima Jusuf Kalla Dilaporkan, Sejumlah Organisasi Minta Laporan Dicabut: Itu Salah Paham!
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan
-
Setelah Eksfoliasi Pakai Moisturizer Apa? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Melembapkan
-
Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!
-
Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua
-
Rudy Mas'ud Janji Pengadaan Kursi Pijat Pakai Duit Sendiri, Begini Kata Pemprov Kaltim
-
Harga Gabah Melonjak, Produsen Beras Terhimpit HET dan Bayang-Bayang Satgas Pangan
-
Superbank Raup Laba Bersih Sebelum Pajak Rp 143,3 M Sepanjang 2025
-
5 Sepeda Lipat untuk Anak yang Ringan dan Praktis, Mudah Dibawa Liburan