Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang menyebut Closed Circuit Television (CCTV) di area Stadion Kanjuruhan semuanya dalam kondisi aktif dan berfungsi saat Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).
"Semua CCTV aktif semua, pas kejadian juga berfungsi, ada 32 titik CCTV yang tersebar di area Stadion Kanjuruhan," ucap Kadispora Kabupaten Malang, Nazarudin Hasan Seliant, Kamis (6/10/2022).
Menurut Nazar, dari 32 CCTV tersebut, enam di antaranya saat ini tengah dianalisis oleh kepolisian untuk mengungkap Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 130 orang.
"Ada 32 titik CCTV yang dipasang di setiap pintu dan area lain. Termasuk tribun penonton. Sudah lama dipasang. Sejumlah rekaman CCTV diminta kepolisian sebagai bahan penyelidikan. Aktif semua. CCTV aja sementara (diminta polisi)," terangnya.
Nazar menjelaskan, Stadion Kanjuruhan ini memiliki kapasitas penonton sebanyak 38.054 orang.
Namun dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di pekan lalu, ada 42.558 orang suporter yang dilaporkan menonton.
"Untuk kapasitas stadion Kanjuruhan itu, semua sudah tahu. Dari Polres pun juga sudah tahu. Kapasitasnya 38.054 orang," jelasnya.
Sedangkan, lanjut Nazar, Stadion Kanjuruhan ini ada tiga jenis tribun, yakni tribun ekonomi, tribun VIP, dan tribun VVIP.
Tribun ekonomi berada di sisi timur, utara, dan selatan. Sedangkan, tribun VVIP dan VIP ada di sisi barat.
"(Kapasitas per tribun) saya tidak hafal rinciannya. Tetapi jumlah total keseluruhan stadion ini baik VVIP, VIP, duduk sama berdiri, itu 38.054, termasuk tribun utara dan selatan," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan