Ketua DPRD Minahasa, Glady Kandouw terjaring razia karena menggunakan mobil dinas berjenis Toyota Fortuner yang seharusnya pelat merah diganti dengan pelat hitam.
Tak hanya itu, Mobil dinasnya juga menggunakan pelat nomor palsu saat digunakan di jalan sehingga ditilang oleh pihak kepolisian.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tomohon AKP Hanny Goni mengatakan mobil tersebut terjaring petugas dalam operasi lalu lintas.
"Waktu ditahan mereka pakai pelat hitam, ganti pelat palsu. Mobil jenis Toyota Fortuner milik Ketua DPRD Minahasa," ucap Kasi Humas Polres Tomohon AKP Hanny Goni, pada Selasa (18/10/2022).
Ia menambahkan jika nomor polisi yang tertera di kendaraan itu tidak sesuai dengan yang ada di STNK. Nopol berwarna hitam yang digunakan ialah DB 1586 B sementara yang tertera di STNK ialah DB 3 B pelat merah.
"Pelat nomor yakni DB 1586 B, sementara yang tertera di STNK DB 3 B pelat merah," katanya.
"Sopirnya yang bawa mobil itu. Palingan ketua dewan pun tidak tahu kalau pelatnya juga diganti," tambahnya.
Setelah dikenakan sanksi tilang, polisi meminta agar sang sopir langsung mengganti pelat kendaraan yang sesuai dengan STNK.
"Ketika kami tahan, kami langsung arahkan tidak bisa buat seperti itu. (Namun) Tetap itu ditilang, langsung ditindak," tuturnya.
Baca Juga: BPOM, Belum Keluarkan Daftar 15 Obat Mengandung Senyawa Berbahaya
Sebagai informasi, Pemalsuan pelat nomor kendaraan tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Jika ada indikasi pemalsuan (STNK dan/atau pelat nomor kendaraan), akan dilakukan penilangan serta diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Berita Terkait
-
BPOM, Belum Keluarkan Daftar 15 Obat Mengandung Senyawa Berbahaya
-
Epidemiolog Sebut KLB Sudah Waktunya Ditetapkan, Usai 99 Anak Meninggal Karena Gagal Ginjal Akut
-
Pede Banget! Kakak Rizky Billar Yakin Adiknya dan Lesti Kejora Ga Akan Di Boikot: Rugi Boikot Mereka, Penghasil Cuan Paling Banyak
-
Putri Candrawathi Bercanda Saat di Persidangan dengan tim Kuasa Hukum?
-
Brigjen Hendra Kurniawan Tebar Senyum Saat Sidang Perdana Kasus Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Purbaya Janjikan Bonus ke Pegawai Kemenkeu Jika Tax Ratio Capai 11%, Minta Langsung ke Prabowo
-
Tips Packing Baju Mudik 7 Hari Hanya Pakai Koper Kabin, Muat Banyak dan Tetap Rapi
-
Ulang Tahun ke-13 Penuh Makna: Brotherhood Bikers Community Buktikan Solidaritas di Jalanan Tomang
-
Jurgen Habermas, Filsuf Ternama dan Tokoh Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Hukum Menikahi Saudara Sepupu dalam Islam: Bolehkah atau Dilarang?
-
Novel Komsi Komsa: Ketika Pemuda Indonesia Terseret Konspirasi Dunia
-
Wujudkan Ekonomi Hijau, Portofolio Green Loans BRI Tembus Rp93,2 Triliun
-
Dorong Ekonomi Inklusif, BRI Salurkan Rp718,7 Triliun untuk Pembiayaan Sosial dan UMKM
-
Sempat Diancam Bubar, Purbaya Curhat Prabowo Mulai Puas dengan Kinerja Bea Cukai
-
Bikin Bangga! Indonesia Berhasil Produksi Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars' dengan Standar Internasional