-
Pendaki ekstrem berjuluk Spiderman Yaman tewas setelah jatuh ke kawah vulkanik sedalam 120 meter.
-
Proses evakuasi jenazah korban berlangsung rumit dan memakan waktu selama empat jam di air.
-
Pemerintah mengimbau pegiat olahraga ekstrem untuk selalu menggunakan alat pengaman demi menghindari kecelakaan fatal.
Suara.com - Petualangan ekstrem Al-Qaqa Ibn Antar berakhir tragis di dinding batu yang biasa ia taklukkan. Pemuda yang dijuluki "Spiderman dari Yaman" ini tewas setelah terhempas ke dalam kawah vulkanik sedalam 120 meter.
Tragedi mematikan ini terjadi saat pria berusia 30 tahun tersebut memanjat tebing curam Bendungan Hardah. Tanpa alat pelindung sama sekali, ia kehilangan pijakan dan jatuh ke dasar kawah di Provinsi Dhale.
Dikutip dari CNN Internasional, detik-detik jatuhnya sang pendaki terekam dalam video berdurasi sepuluh detik yang dirilis otoritas setempat. Rekaman memperlihatkan korban sempat berpegangan dengan satu tangan sebelum akhirnya terlepas dan terjatuh bebas.
Evakuasi jasad korban berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga empat jam berturut-turut. Tim penyelamat harus menyelam hingga kedalaman 30 meter di bawah permukaan air untuk menemukan jenazahnya.
Otoritas Pertahanan Sipil menyatakan bahwa operasi pencarian tersebut sangat kompleks. Medan yang sangat terjal dan berbatu menjadi penghalang utama bagi tim di lokasi kejadian.
Sebelum insiden maut ini, Antar merupakan sosok yang sangat populer di berbagai media sosial. Ia kerap membagikan video berbahaya saat menantang maut di wilayah paling bergelombang di Yaman.
Salah satu kontennya yang viral menunjukkan dirinya bergelantungan bebas pada ujung tebing tinggi. Netizen sering kali dibuat ngeri oleh aksinya yang bergelantungan tanpa menggunakan tali pengaman.
Menanggapi peristiwa ini, pemerintah setempat langsung mengeluarkan peringatan keras kepada para pencinta olahraga ekstrem. Regulasi keselamatan kini menjadi sorotan utama agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Pihak Otoritas Pertahanan Sipil mendesak para pendaki dan pelaku olahraga petualangan untuk mematuhi prosedur keselamatan. Mereka mengeluarkan peringatan untuk menggunakan alat pelindung yang tepat untuk mencegah insiden serupa.
Baca Juga: Misteri Kematian Sekeluarga di Tenda Temanggung, Diduga Keracunan Makanan
Bendungan Hardah atau yang dikenal sebagai Haradhat Damt merupakan ikon geologis unik di Yaman. Destinasi ini terletak dekat dengan Kota Damt di wilayah selatan Provinsi Dhale.
Situs alam ini memiliki ciri khas dinding batu yang tegak lurus dan sangat masif. Pada bagian paling dasar kawah, terdapat sebuah danau air panas yang mengandung belerang tinggi.
Medan ekstrem inilah yang selama ini memicu adrenalin Antar untuk terus melakukan aksi pemanjatan. Namun, kawah vulkanik bersejarah tersebut kini justru berubah menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga
-
NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat