Pelatih Argentina, Lionel Scaloni menyampaikan bahwa sang kapten Lionel Messi benar-benar siap secara mental dan fisik untuk menghadapi Meksiko pada lanjutan laga Grup C Piala Dunia yang akan berlangsung pada Minggu (27/11/2022) di Lusail Stadion.
Secara mengejutkan Argentina memang berhasil dikalahkan Arab Saudi pada pertandingan perdana mereka di Grup C dengan skor 2-1. Pada pertandingan tersebut, Messi menjadi satu-satunya pemain Argentina yang mencetak gol. Penyerang Paris Saint Germain itu mencetal gol melalui titik putih pada menit ke-10. Kekalahan tersebut membuat mereka harus meraih poin penuh saat menghadapi Meksiko besok untuk menjaga peluang mereka lolos ke babak 16 besar.
Scaloni mengatakan bahwa pemain berusia 35 tahun itu ikut berlatih bersama Angel Di Maria dkk pada Kamis kemarin dan siap menghadapi laga melawan Meksiko. "Dia merasa sehat tetapi lebih dari sebelumnya kami membutuhkan semua orang," kata Scaloni, Jumat (25/11/2022). "Kami tidak memiliki pertanyaan mengenai level fisik [Messi], dan secara emosional dia merasa sehat jadi tidak ada masalah di sana,” tambahnya.
"Leo baik-baik saja, seperti rekan setim kami yang lain. Kami tahu besok kami memiliki pertandingan penting dan sebagian besar pemain muda tahu bahwa semuanya akan ditinggalkan di lapangan. Semuanya tergantung pada kami - itulah mengapa kami harus memberikan segalanya di lapangan," ujarnya.
Scaloni mengatakan dia tidak akan mengecewakan suporter Argentina setelah kekalahan mengejutkan kemarin melawan Arab Saudi. "Anda harus bangkit setelah pukulan seperti itu, bangkit kembali bersama dan memikirkan pertandingan yang akan datang -- hanya itu yang bisa Anda lakukan," katanya. “Untuk waktu yang lama semuanya sempurna bagi kami – semua kegembiraan – tetapi di saat-saat sulit kami membutuhkan dukungan semua orang,” kata pelatih yang pernah membawa Argentina meraih Piala Copa Amerika pada 2021 lalu itu.
"Grup ini siap untuk bangkit dan bangkit kembali, kami tidak memiliki pertanyaan tentang itu dalam hal bagaimana kami memainkan permainan. Dengan semua tanggung jawab -- kami tahu ada seluruh negara di belakang kami -- tetapi semua orang di lapangan akan hancur. Punggung kami sampai detik terakhir kami berada di lapangan sehingga kami dapat membalikkan pertandingan pembukaan,” tandasnya.
Sementara itu, Argentina sendiri saat ini berada di juru kunci klasemen Grup C Piala Dunia 2022 dengan tidak menghasilkan poin sama sekali. Menarik untuk melihat kiprah Argentina di Piala Dunia yang datang sebagai tim yang difavoritkan menjadi juara Piala Dunia edisi ke-22 ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Tak Penuhi Harapan, Server Call of Duty: Warzone Mobile Bakal Ditutup
-
YouTube Down Trending di X, Warganet Keluhkan Gangguan Akses
-
Review Infinix Note 60: HP MidRange Rasa Flagship di Harga 4 Jutaan
-
Manga Namidaame to Serenade Resmi Diadaptasi Jadi Anime, Tayang Tahun 2027
-
Ramalan Keuangan Shio di Tahun Kuda Api 2026, Ada 4 Shio Paling Moncer
-
Belajar Berani Memperbaiki Kesalahan di Novel Reminders of Him
-
Siapa Erlyanie Owner B Erl Cosmetics yang Tolak Endorse Model LGBT? Ini Profilnya
-
4 Rekomendasi Physical Sunscreen yang Mudah Dibilas, Mulai Rp70 Ribuan
-
13 Ide Jualan Bulan Puasa Kekinian, dari Takjil hingga Kue Kering
-
7 Fakta Penembakan Suami Anggota DPRD Jateng di Pekalongan, Diduga Terkait Kasus Sensitif