TANTRUM - Saat ini dikisaran 8,2 juta manusia meninggal akibat kanker setiap tahunnya. Empat jutanya meninggal prematur dikisaran usia 30 - 69 tahun).
Penyakit kanker membunuh lebih banyak pasiennya daripada AIDS, Malaria dan TBC bahkan jika ketiganya digabungkan menjadi satu.
Hal itu dikatakan oleh Maman Abdurrahman, Ketua Tim Kanker Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dilansir dari situs rshs.go.id.
"Tingginya angka kejadian kanker disinyalir merupakan akibat gaya hidup yang kurang sehat. Padahal, 43 persen kanker dapat dicegah dengan mengurangi konsumsi tembakau dan alkohol, mengurangi paparan bahan pemicu kanker, mengikuti program vaksinasi, dan menjalani perilaku hidup bersih dan sehat," ujar Maman ditulis Bandung, Selasa, 31 Mei 2022.
Maman menjelaskan 70 persen pasien kanker ada di negara berkembang. Jumlah pasien kanker akan meningkat drastis, jika seluruh masyarakat tidak melakukan apa-apa.
Padahal ucap Maman, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk melindungi diri, keluarga dan masyarakat Indonesia pada umumnya agar terhindar dari kanker.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengetahui bagaimana cara agar terhindar dari kanker dan menyampaikannya kepada sebanyak mungkin orang yang dikenal.
"Cegah kanker dan penyakit tidak menular lainnya dengan perilaku CERDIK yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stress," kata Maman.
Maman mengatakan karena dengan dukungan masyarakat, orang sehat menjadi semakin waspada terhadap kanker, dan orang dengan kanker menjadi semakin termotivasi menjalani proses penyembuhan yang sulit.
Seluruh upaya ini lanjut Maman, dilakukan semata-mata untuk berpartisipasi menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker.
Sehingga secara tidak langsung membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Tim Kanker RSHS telah terbentuk sejak tahun 1970an. SK tim telah diperbaharui pada 2015 yaitu Kep Dirut RSHS 4 Maret 2015 No: HK.03.05/ C011/3192/III/2015 Tim Penanggulangan Kanker RSHS.
Beberapa kegiatan tim kanker adalah Penyuluhan, Promotif/Preventif, Diagnostik, Terapi, Rehabilitatif, Paliatif dan Registrasi Kanker.
Berita Terkait
-
Ancaman Tersembunyi di Balik Prostat Pria: Mengapa Operasinya Lebih Rumit dari yang Anda Bayangkan!
-
Persib Ulang Tahun ke-93, Umuh Muchtar Berharap Hattrick Juara
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bisa Beli Motor Berkat Dapur MBG, Penyandang Disabilitas Ini Berdoa Kelak Ketemu Prabowo
-
Kisah Rohmat: Penyandang Disabilitas yang Menemukan Harapan Baru di Dapur Makan Bergizi Gratis
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Bedah Rapor 11 Penyerang yang Dipanggil Timnas Indonesia, Siapa Layak Jadi Andalan John Herdman
-
Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Siti Badriah Izinkan Suami Poligami
-
Bangkit dari Keterpurukan, Jan Olde Riekerink Jadikan Laga Kontra Persija sebagai Pelampiasan
-
Awas Lubang Maut! Polresta Tangerang Petakan 4 Titik Jalur Mudik Paling Rawan Kecelakaan
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya