Tetapi, arwah mereka diyakini masih bergentayangan.
"Waktu itu di ruang tengah ada suara ramai kaya ada orang-orang lagi ngumpul, tapi ya itu, enggak ada siapa-siapa waktu dilihat," tutur Ahmad.
Salah satu pengunjung yang mengalami keanehan yaitu, Yanyan Herdiyan, mengaku mendengar cerita dari koleganya.
Dia dan koleganya itu, menjadwalkan pertemuan di cafe pengadilan cikal bakal kemerdekaan Indonesia ini.
Yanyan bercerita dalam pertemuannya itu, koleganya tidak mengucapkan sepatah kata pun. Padahal, mereka duduk saling berhadapan.
Koleganya ini hanya mengangguk dan menggeleng saat dibuka sampai berakhirnya percakapan. Yanyan heran dengan sikapnya itu, namun tidak menghiraukannya.
"Setelah dia pamit akan pulang, beberapa menit kemudian telepon saya berbunyi. Ternyata dari beliau, yang menghaturkan permintaan maaf atas tindakannya tadi. Namun dia bertanya, siapa orang yang beroman muka layaknya serdadu Belanda, yang duduk disamping saya ? Sontak saya menjawab, enggak ada siapa - siapa kok tadi," kata Yanyan.
Meski terdapat noni dan serdadu Belanda, gedung ini merupakan situs sejarah Indonesia yang harus tetap berdiri.
Saat itu prokalamator Soekarno muda memperjuangkan harkat dan martabat kemanusiaan, di hadapan pengadilan kolonial Belanda pada tahun 1930. Sebagai cikal bakal kemerdekaan Indonesia di kemudian hari.
Kemudian situs ini dinamakan Gedung Indonesia Menggugat pada tahun 2005 oleh almarhum H.C. Mashudi, setelah dilakukan perbaikan secara fisik.
Gedung Indonesia Menggugat akhirnya diresmikan sebagai ruang publik pada tanggal 18 Juni 2007 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tag
Berita Terkait
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook
-
Jalani Sidang Perdana, Yaqut Didakwa Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar
-
Gus Yaqut Diduga Terima Uang USD 271.500 dari Kasus Kuota Haji
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah
-
47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT