TANTRUM - Melakukan berbagai aktivitas pada masa kini dengan jaringan internet menjadi pemandangan keseharian.
Baik di waktu bekerja, sekolah, janjian menonton dengan teman, berkomnikasi dengan orang tua, mendengarkan musik, menyaksikan sinema elektronik (sinetron), hingga mengetahui cara menggunakan alat.
Internet cepat merupakan kebutuhan penting yang ada di rumah. Apalagi di masa pandemi ini, banyak yang bekerja dan belajar dari rumah. Maka dari itu, jaringan lemot pasti menjengkelkan karena menghambat kegiatan.
Dicuplik dari advandigital.com jaringan lemot ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Supaya bisa mengantisipasinya, yuk simak 3 faktor di bawah yang berdampak ke jaringan internet rumahmu !
Cuaca Buruk
Ketika hujan lebat, biasanya jaringan internet mendadak menjadi lambat. Sebenarnya, cuaca buruk memang sangat mempengaruhi koneksi karena air adalah partikel yang dapat membelokkan gelombang radio atau sinyal satelit.
Terlalu Banyak Pengguna
Apabila kamu menggunakan jaringan internet kabel, biasanya ada limitasi pemakainya. Kalau terlalu banyak penggunanya, pasti jaringan akan semakin lemot. Apalagi jika berada pada wilayah yang memang kecepatan internetnya rendah, harus banyak bersabar menghadapi hal seperti ini.
Jaringan Terlalu Sibuk
Karena terlalu banyak pengguna, maka jaringan pun bisa menjadi penuh. Beberapa orang menggunakan koneksi internet dalam waktu yang bersamaan, entah untuk mengunduh sesuatu atau menonton film streaming.
Berita Terkait
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Teknologi Masif, Bagaimana Radio Jadi Wadah Aspirasi dan Apresiasi HUT RI?
-
Gempa NTT Ganggu 91 BTS, XLSMART Percepat Pemulihan hingga Tersisa 5 BTS
-
DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?
-
Telkomsat Sediakan Konektivitas Satelit di Ruteng, Maumere dan Larantuka usai Gempa Flores
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung