TANTRUM - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat (Kemendag KBB) telah melaksanakan realisasi perlindungan anak, salah satunya pencegahan nikah di bawah umur dan perkawinan anak.
Salah satunya adalah pembinaan remaja ditiap sekolah di wilayah KBB oleh para Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Cipeundeuy dan Cipongkor sebagai pilot project program Pusaka Sakinah.
Menurut Kepala Sub bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama KBB, Dadi Rusmadi, kantor urusan agama (KUA) Cipeundeuy dan Cipongkor merupakan KUA Revitalisasi yang menjadi salah satu program utama Kementerian Agama Republik Indonesia.
"Dua KUA di Kabupaten Bandung Barat termasuk dalam program Revitalisasi KUA yang merupakan salah satu program Kementerian Agama Republik Indonesia. Program ini meliputi bimbingan perkawinan, pembinaan remaja, dan lain -lain," Dadi ditulis Bandung, Senin, 13 Juni 2022.
Dadi mengatakan otoriasnya secara umum juga hadir dalam perlindungan anak melalui standarisasi lembaga pengasuhan alternatif, yakni Pondok Pesantren.
Hal ini sesuai dengan Undang- Undang No 18 tahun 2019 Tentang Pondok Pesantren, PMA No. 30 Tahun 2020 tentang Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren, Serta Kepdirjen Pendis No. 511 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pendaftaran Keberadaan Pesantren.
"Pondok pesantren ditegaskan dalam undang-undang nomor 18 tahun 2019. Alhamdulillah, 655 pesantren di Kabupaten Bandung Barat sudah lebih tertata secara administrasi. Sudah 90 persen memiliki ijin operasional. Dari mulai santri hingga Kiai sudah tersertifikasi," kata Dadi.
Dadi menerangkan semua program tersebut agar mewujudkan KBB menjadi daerah layak anak.
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Siti Jual Rumah Demi Pernikahan Anak hingga Hidup Susah Viral, Fakta Lain Ikut Terungkap
-
Syifa Hadju Izin ke Ibu Pakai Baju Terbuka di Bali: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Menyemai Adat di Muaro Jambi, Rahasia Ulur Antar Serah Menuang Lembago
-
Seberapa Kaya Irwan Mussry? Entang Gonta-ganti Jam Miliaran saat Nikahan El Rumi
-
Ulasan The Ghost Bride: Misteri Pernikahan Arwah dalam Balutan Tradisi Asia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
5 Moisturizer yang Cocok untuk Usia 40-an, Jadikan Kulit Kenyal dan Halus
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Lipstik Tahan Lama hingga 16 Jam, Gampang Didapat di Toko Terdekat