TANTRUM - Di sela peresmian Sumedang Creative Center, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat kejutan. Didampingi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, ia meninjau semua fasilitas yang kebetulan sedang ada pameran lukisan.
Tak disangka Ridwan Kamil melihat karya lukisan yang menampilkan dirinya bersama istri dan anak perempuannya sedang duduk di tepi sungai Aare, Swiss. Kang Emil pun langsung membeli lukisan tersebut yang menurutnya punya makna tersendiri.
"Kebetulan ada satu lukisan saya di Sungai Aare yang fotonya viral itu, tadi saya beli tapi tidak akan saya ambil sekarang nanti saja biar dipamerkan dulu baru saya ambil untuk koleksi pribadi saja," kata Ridwan Kamil.
Seperti diketahui, di Sungai Aare, Swiss, Ridwan Kamil kehilangan putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril. Lebih dari sepekan kemudian, jasad Eril ditemukan, dan kini telah dimakamkan di Kabupaten Bandung.
Sementara itu, dalam peresmian Sumedang Creative Center yang berlangsung, Senin (20/6/2022), Ridwan Kamil mengatakan gedung ini sudah sangat ditunggu-tunggu oleh anak muda Sumedang. Menurutnya, selain dari anggaran Pemdaprov Jabar, nanti ada penyempurnaan lagi dari anggaran Pemda Kabupaten Sumedang.
Gedung Sumedang Creative Center berdiri megah di samping Bundaran Binokasih. Kang Emil, sapaan akrabnya berharap masyarakat khususnya generasi muda Sumedang dapat memanfaatkan sebaik-baiknya gedung tersebut. Ia meminta SCC tidak diperlakukan seperti gedung pemerintahan. Tetapi bisa digunakan selama 24 jam untuk menggali potensi dan kreativitas masyarakat.
"Gedung ini jangan diperlakukan seperti gedung pemerintahan. Harus bikin kangen, bisa 24 jam, tinggal diatur manajemennya. Sehingga dari pada nggak jelas lebih baik nongkrongnya di Sumedang Creative Center," pintanya.
Ada 17 sektor yang difasilitasi SCC dibagi menjadi dua bagian besar yakni kreativitas yang bersifat ekspresi budaya dan kreativitas yang menghasilkan nilai ekonomi.
"Anak-anak muda Sumedang silakan manfaatkan, saya tunggu karya-karya kreatifnya dan orang-orang hebat lulusan dari gedung Sumedang _Creative Center_ini," ujar Kang Emil.
Secara bertahap, Pemda Provinsi Jabar terus membangun gedung creative center di 27 kabupaten dan kota. Menurut Kang Emil, creative center adalah investasi yang hasilnya bisa dipanen hari - hari mendatang.
"Titip, gedung creative center ini adalah investasi, belum bisa dilihat sekarang hasilnya tapi nanti akan dipanen di waktu yang secepat-cepatnya," katanya.
Ia melanjutkan, kreativitas anak muda yang selama ini tercerai-berai akan berkumpul semuanya di creative center sehingga dapat saling menginspirasi.
"Kenapa penting berkumpul supaya saling menginspirasi, kalau mau pintar bergaul lah dengan orang-orang pintar, kalau mau kreatif bergabung lah dengan orang-orang kreatif," tutur Kang Emil.
Tag
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri
-
Dari Sudut Sempit ke Sudut Gawang, Gol Brilian Julian Alvarez Buyarkan Logika Statistik
-
Argentina ke Semifinal! Rating Pemain Jadi Sorotan Usai Tumbangkan Swiss
-
Misi Pertahankan Gelar! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Lolos dari Swiss, Argentina Wajib Sempurna saat Lawan Inggris di Semifinal
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan