TANTRUM - Data Institut Otomotif Indonesia (IOI), dari 434 anggota Japan Autoparts Industries Association JAPIA baru 120 perusahaan yang masuk ke Indonesia dengan membentuk 162 perusahaan komponen otomotif.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menginisiasi pertemuan antara asosiasi industri komponen otomotif atau otoparts Indonesia dan Jepang untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut berlangsung sejak 24 Juni 2022 dan diikuti oleh 30 wakil Industri Kecil Menengah (IKM) otoparts Indonesia di bawah naungan Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO).
"Saya meyakini 30 delegasi IKM otoparts Indonesia yang hadir ini dapat menjadi mitra yang terpercaya bagi Jepang," kata Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi.
Ia mengatakan, sebagian besar dari para IKM juga telah bermitra dengan Jepang dalam kurun waktu yang panjang. Untuk itu,diharapkan kerja sama ke depan akan semakin erat dan luas.
Chairman JAPIA yang juga menjabat sebagai Presiden/CEO Denso Corporation Koji Arima mengatakan berkat dukungan dari pemasok lokal, anggota JAPIA di Indonesia saat ini telah berhasil meningkatkan kandungan lokal hingga 70 persen.
"JAPIA siap mendukung peningkatan kualitas pemasok lokal dari anggota PIKKO guna mendapatkan nilai competitiveness yang semakin tinggi," ujar Koji.
Plt. Ketua PIKKO Farri Aditya menambahkan, kolaborasi antar pemasok komponen dalam membuat suatu unit produk untuk otomotif merupakan langkah penting dalam menyambut industri 4.0.
“Saya akan pastikan bahwa penguatan inovasi dan transfer teknologi akan menjadi rencana kerja prioritas untuk kerja sama antara JAPIA dan PIKKO ke depannya," katanya.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Langkah Ketahanan Pangan Antisipasi Krisis Pangan Global
Sementara itu, Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) yang juga sebagai Ketua Pembina PIKKO Made Dana Tangkas mengapresiasi pertemuan JAPIA dan PIKKO.
"Masih terdapat banyak peluang untuk mengembangkan industri otomotif di Indonesia. Saya harapkan anggota JAPIA juga dapat berinvestasi di Indonesia dan membawa teknologi generasi terbaru otoparts seperti motor listrik, gear-box, parking-brake system dan airbag," ujar Made.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan