/
Minggu, 03 Juli 2022 | 10:35 WIB
Humas Pemkot Bandung

TANTRUM - Barang-barang antik alias vintage tak lagi digemari para kolektor saja. Anak-anak muda pun kini mulai kepincut mengoleksi barang antik. Hal ini diakui pedagang barang antik di Pasar Cikapundung, Kota Bandung.

Salah satu penjual barang antik di Pasar Cikapundung, Yosep Tobing mengatakan,

peminat barang antik dewasa ini makin bertambah, bukan hanya kolektor saja yang datang mencari barang tua ini, tetapi anak muda.

Anak muda mulai tertarik dengan barang vintage karena tren mengoleksi barang vintage kembali mencuat.

Pasar Cikapundung berlokasi di Jalan ABC Blok U-1, Braga, Sumurbandung, Kota Bandung. Mulai dari uang koin zaman dulu hingga kamera tahun 50-an. Sehingga tempat ini menjadi tempat berkumpulnya ragam aksesori yang telah melewati ragam zaman. 

Yosep Tobing mengatakan, tokonya menyediakan ragam barang antik dari masa ke masa.

“Saya jualan barang-barang vintage dari tahun 50 sampai 90-an. Seperti jam, kamera analog, piringan hitam, terus ada pajangan-pajangan kecil juga,” kata Yosep Tobing, dikutip dari siaran pers Humas Pemkot Bandung, Minggu (3/7/2022).

Yosep mengaku mendapatkan barang dagangannya dari sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan ada yang didapatkan dari luar negeri. 

“Dapatnya kita dari luar kota, sampai luar negeri juga ada. Kita memilih untuk cari sendiri, langsung turun ke jalan,” ungkapnya.

Baca Juga: Bocah Ini Tegur Perempuan yang Gunakan Celana Tak Tutupi Aurat, Videonya Banjir Pujian

Kisaran harga barang antik dibanderol mulai dari Rp100.000 sampai jutaan. 

Salah satu pengunjung, Nisa merasa senang dengan adanya pasar antik ini karena dapat membuat dirinya merasakan vibes masa lalu. 

“Saya senang sekali nemu pasar ini, soalnya kaya saya jadi ikut ada di zaman ketika barang-barang ini masih jadi barang baru, terus barang-barangnya pun unik-unik,” ujarnya.

Jadi, bagi yang senang dengan barang-barang vintage, Pasar Cikapundung lantai 3 harus menjadi tujuan. 

Load More