TANTRUM - Website pahlawandesa.id menjadi angin segar bagi warga desa di Jawa Barat. Melalui website ini, produk-produk dari desa bisa dipajang di marketplace.
Website tersebut adalah aplikasi yang berfungsi sebagai media transaksi bertemunya broker, badan usaha sebagai pengumpul produk dari beberapa penjual (produsen produk) yang terkoneksi dengan platform pihak ketiga seperti marketplace, aplikasi pembiayaan usaha dan sebagainya.
Website Pahlawan Desa dibentuk Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk memfasilitasi Badan Usaha Milik Desa ataupun BUMDes Bersama di wilayah Jabar dalam memperluas akses pasar.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah mengemukakan, sosialisasi terkait website Pahlawan Desa kepada BUMDes telah dilakukan, termasuk bimbingan teknis.
"Sebagai upaya sosialisasi dan mendukung penggunaan website Pahlawan Desa telah diberikan bimbingan teknis kepada BUMDes," kata Ika Mardiah di Kota Bandung, Senin (11/7/2022).
Kegiatan bimbingan teknis dilakukan oleh Pemda Provinsi Jabar melalui Jabar Digital Service (JDS) secara online di Bandung, tanggal 7 Juli 2022.
Dalam kegiatan dengan tema “Menuju Implementasi West Java Rural Platform (Website Pahlawan Desa) untuk Optimalisasi Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi BUMDes di Jawa Barat” itu diikuti 55 BUMDes dari 18 kabupaten di Jabar.
Pengelola BUMDes didampingi dalam pembuatan akun dan pengelolaan pesanan di website Pahlawan Desa.
Adapun dari 55 BUMDes tersebut, 52 persen menjalankan sektor usaha dalam bentuk jasa, dan 48 persen menjalankan sektor usahanya dalam bentuk produk.
Ika menuturkan, di website ini, pengguna hanya perlu mengunggah foto produknya sebanyak satu kali. Setelah itu, produk secara otomatis akan tersebar di mitra website Pahlawan Desa, di antaranya Shopee dan Tokopedia.
"Saat ini, website Pahlawan Desa juga sedang dalam proses integrasi dengan Lazada dan JD.id," ujar Ika.
Perwakilan dari University of Twente, Iqbal Yulizar Mukti menjelaskan, bimbingan teknis penggunaan website Pahlawan Desa dimaksudkan untuk mengajak BUMDes membantu memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal.
"Selain itu juga untuk memperluas akses pasar lewat fiturnya yang terintegrasi ke beberapa e-commerce Indonesia. Proses pemasaran produk menjadi lebih efisien,” tutur Iqbal.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jabar Pupun Saefunudin berharap pengelola BUMDes memahami dan memanfaatkan website ini untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas demi kesejahteraan masyarakat, khususnya di desa.
Menurut Pupun, setelah bimbingan teknis akan diberikan kegiatan berupa kelas pendampingan yang akan dilakukan dalam tiga minggu ke depan dengan beberapa misi guna meningkatkan produktivitas dan optimalisasi pengelolaan akun pengguna (BUMDes) pada website.
Melalui bimbingan teknis ini diharapkan warga desa dapat meningkatkan kemampuan pemasaran, utamanya dalam penggunaan platform digital agar mampu bersaing dengan pelaku usaha di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Website Pahlawan Desa juga terus dikembangkan, dan kini memiliki tampilan baru yang lebih baik, serta memberikan kemudahan bagi BUMDes untuk dapat melakukan manajemen pemasaran produk secara digital, di antaranya melalui konektivitas beragam marketplace dengan pengelolaan terpusat, juga menghadirkan katalog produk online untuk kebutuhan promosi.
Berita Terkait
-
Ini Cara Pantau PPDB Online 2022 lewat HP, Mudah dan Praktis!
-
Geger Angkot di Sukabumi Dipasangi Iklan Judi Online, Begini Pengakuan Para Sopir
-
Warga yang Akan Berkunjung ke Taman Safari di Libur Lebaran Diimbau Beli Tiket Online
-
Ramadan Bawa Berkah, Salma Berjualan Kue via Online di Ngabang: Kadang Lebih Ekstra, dan Kadang Lembur
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah
-
Juara Baru Bersinar di Final MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo
-
Iftar Buffet Wyndham Opi Hotel Palembang Diskon 20 Persen, Ini Menu dan Paket Menginapnya
-
PTBA Serahkan Fasos dan Fasum, Dorong Permukiman Lebih Layak dan Tertata
-
Belajar AI Tanpa Ribet, Internet BAIK Festival Telkomsel Bikin Pelajar Jambi Level Up Skill Digital
-
7 Fakta Kebakaran Hebat di Pabrik Singkong Lampung Tengah yang Viral di Medsos
-
Cek Fakta: Benarkah Klaim Jokowi Resmi Jadi Wantimpres?
-
Film Baru Charlies Angels Siap Diproduksi, Kembalinya Tiga Sosok Ikonik ke Layar Lebar
-
Viral Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Parah, Metro Gempar
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket