TANTRUM - Facebook tengah menguji fitur baru yang memungkinkan satu akun bisa menampung lima profil bersamaan.
Hal ini mengubah kebijakan sebelumnya yang memungkinkan satu orang hanya memiliki satu akun dan identitas di Facebook.
Disebutkan, uji coba ini adalah upaya baru Facebook untuk mencegah penurunan keterlibatan di platform, terutama bagi kalangan pengguna muda.
"Untuk membantu menyesuaikan pengalaman pengguna berdasarkan minat dan hubungan, kami tengah menguji cara agar orang memiliki lebih dari satu profil yang terikat dalam satu akun Facebook," kata juru bicara Meta, dikutip dari Engadget diberitakan Suara.com, dicuplik 17 Juli 2022.
"Siapapun yang menggunakan Facebook harus terus mengikuti aturan kami," lanjut dia.
Tidak jelas seberapa banyak cakupan tes awal ini. Belum ada informasi juga apakah Facebook bakal meresmikannya ke banyak pengguna.
Jika fitur ini diterapkan, maka itu secara signifikan bisa mengubah dinamika orang-orang berinteraksi di media sosial.
Misalnya, mereka bisa mempertahankan identitas dan sifat aslinya di platform, tapi bisa membuat ciri khas lain di akun berbeda.
Berbeda dari Instagram yang memungkinkan pengguna untuk membuat banyak akun dan tak memerlukan nama asli, Facebook memang memiliki aturan ketat terkait identitas.
Baca Juga: Punya Skuat Mumpuni, Persib Bandung Miliki Kans Besar Juara Liga 1 2022-23
Mereka tak segan untuk memblokir akun tanpa identitas. Dalam beberapa kasus, Facebook bahkan meminta pengguna untuk memverifikasi nama profil dengan kartu identitas.
Tapi pengguna yang memiliki akses ke beberapa profil nanti hanya perlu menggunakan nama asli mereka di profil utama.
Sementara profil tambahan bisa memakai nama panggilan atau identitas lain, selama itu tidak melanggar aturan seperti meniru identitas orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan