/
Jum'at, 29 Juli 2022 | 18:04 WIB
Ilustrasi pembelajaran tatap muka di Jakarta. ((Suara.com/Yaumal))

TANTRUM - Angka putus sekolah siswa SD di DKI tertinggi dibandingkan seluruh provinsi di Indonesia, menutur Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia, Furqan AMC.

"Bukan hanya prihatin, tapi bikin sesak dada, menyedihkan, angka siswa SD putus sekolah di DKI hampir empat kali lipat dibandingkan rata-rata nasional, bahkan lebih dua kali lipat dibandingkan Papua dan Papua Barat, ucap Furqan AMC, Jum'at (30/07).

Furqan mengutip data bahwa akhir Mei 2022, angka putus sekolah siswa SD Jakarta tahun 2020/2021 sebesar 0,69 sedangkan Papua Barat hanya 0,3 dan Papua hanya 0,28. Adapun rata-rata nasional cuma 0,18.

"APBD DKI tahun 2021 itu kan Rp62,3 triliun, terbesar di Indonesia, kok bisa-bisanya siswa SD yang putus sekolah di DKI tertinggi di Indonesia?" tanya Furqan AMC.

Sementara Gorontalo, provinsi dengan pendapatan terendah di Indonesia dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rp 1,91 triliun saja, angka siswa SD yang putus sekolahnya cuma 0,31,” tegas Furqan.

"Apa sih yang kurang buat DKI? Orang-orang pintar bejibun di DKI. Gubernurnya mantan Menteri Pendidikan, mau nyapres pula. Sekali lagi kok bisa angka putus sekolah siswa SD di DKI tertinggi di Indonesia? Ini kan ibu kota!" tegas Furqan AMC.

Berikut urutan 10 provinsi dengan angka putus sekolah tertinggi di Indonesia:

1. DKI Jakarta 0,69

2. Kalimantan Utara 0,42

Baca Juga: Guru SD Negeri di Kediri Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Tujuh Murid

3. Gorontalo 0,31

4. Papua Barat 0,3

5. Sulawesi Selatan 0,28

6. Maluku Utara 0,28

7. Papua 0,28

8. Maluku 0,24

Load More