TANTRUM - Babakan Ciparay berhasil menjuarai kategori Top Grade Turnamen Sepak Bola Wanita Piala Wali Kota Bandung usai mengalahkan Bojongloa Kidul, 2-1, Minggu, 31 Juli 2022 di Stadion Sport Jabar Arcamanik.
Kemenangan ini diraih secara dramatis melalui adu penalti. Babakan Ciparay pun menjadi juara dalam kategori Top Grade. Sedangkan runner up ditempati Bojongloa Kidul, dan peringkat 3 diraih Rancasari.
Pada laga pamungkas ini, Bojongloa Kidul berupaya mencari gol, tapi pertahanan Babakan Ciparay masih sulit ditembus. Tendangan Marsha Aulia, pemain Bojongloa Kidul berkali-kali tertahan oleh kiper Babakan Ciparay.
Pun dengan pemain dari Babakan Ciparay melayangkan tendangan bertubi-tubi ke gawang Bojongloa Kidul. Namun, tak juga membuahkan hasil setelah berjalan alot 2x15 menit.
Hingga akhirnya berlanjut ke adu pinalti. Babakan Ciparay pun berhasil menang dengan skor 2-1 melalui adu penalti ini.
Kategori Middle Grade
Sedangkan pada kategori Middle Grade, juara diraih tim Arcamanik. Runner up ditempati Cibiru. Lalu, peringkat 3 diraih Cinambo.
Pelatih Tim Sepak Bola Wanita Babakan Ciparay, Dian Nadia Mutiara menyampaikan, potensi para pemain sangat bagus. Terlihat dari kerja keras dan kemauan besar para pemain untuk menang di setiap pertandingannya.
"Mereka selalu menerapkan instruksi pelatih. Mereka disiplin dalam bertahan dan semangat juga dalam menyerang. Saya sangat mengapresiasi mereka karena bisa mencapai di luar dari target, meski para pemain memiliki banyak kesibukan di porda," ujar Dian.
Baca Juga: Demam Citayam Fashion Week, Muncul Muria Fashion Week: Pakai Zebra Croos sebagai Panggung Catwalk
Babakan Ciparay menurunkan 11 pemain dalam pertandingan ini. 7 orang menjadi pemain utama dan 4 lainnya menjadi cadangan.
Semua pemain Babakan Ciparay merupakan atlet dari sekolah sepak bola. Sudah dua tahun belakangan ini mereka dilatih oleh Dian.
"Dari yang tadinya tidak bisa kontrol bola, tidak bisa tendang bola, sampai sekarang mereka berkembang sangat pesat," ucapnya.
Bahkan, dua pemainnya meraih kategori best goal keeper dan best player top grade. Untuk mengembangkan potensi para pemain, Dian mengatakan, akan melatih mereka lebih rutin lagi. Sehingga mereka akan siap bermain di turnamen berikutnya.
"Fisik dan tekniknya harus selalu terjaga. Jangan sampai mereka mudah puas, tapi harus selalu berprogres, sehingga bisa meningkatkan ke level yang lebih tinggi lagi mewakili Jabar bahkan sampai timnas," harapnya.
Sementara itu, Camat Babakan Ciparay, Suparjo berharap, turnamen pertama ini akan berlanjut setiap tahunnya dan bisa dipersiapkan dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan