TANTRUM - Proses vaksinasi dosis III atau booster 1 di Kota Bandung sampai 4 Agustus 2022 mencapai 764.772 sasaran atau persentase 39,17 persen. Rencananya, hingga akhir Agustus ini cakupan vaksinasi booster kota Bandung sudah mencapai 50 persen.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Harian Covid-19 Kota Bandung, Asep Gufron menyampaikan, untuk mengejar sisa target hingga 50 persen sampai akhir Agustus nanti, per kelurahan diimbau melakukan vaksinasi sebanyak 54 sasaran tiap hari.
"Per 4 Agustus kemarin saja, vaksinasi booster sudah mencapai 3.426 orang. Saya optimis target 50 persen sampai akhir Agustus nanti bisa kita capai," ucap Asep pada Jumat, 5 Agustus 2022.
Asep menyebutkan, penambahan kasus konfirmasi aktif di Kota Bandung selama tujuh hari dari 29 Juli-4 Agustus 2022 menyentuh angka 124 kasus dan kasus sembuh sebanyak 697.
"Kasus harian tertinggi pada 2 Agustus 2022 sejumlah 172 orang. Kecamatan dengan kasus konfirmasi aktif terbanyak terjadi di Cicendo sejumlah 75 kasus," paparnya.
Positivity rate per 4 Agustus 2022 tercatat 5,48 persen berada di atas batas aman WHO yakni 5 persen. Namun Asep mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat mengantisipasi lonjakan kasus yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.
"Saya juga mengimbau bagi sekolah-sekolah agar jangan melakukan kegiatan ekstra kulikuler (ekskul) dulu. Jikapun ada ekskul yang tetap berjalan, harus mengacu pada prokes," imbaunya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Anhar Hadian mengatakan, mulai 29 Juli 2022 dapat dimulai pemberian vaksin booster 2 atau dosis IV bagi SDM kesehatan.
"Target sasaran SDM kesehatan 24.709 orang. Mempertimbangkan ketersediaan vaksin dan masa kadaluarsa vaksin yakni 11 Agustus 2022," ungkap Anhar.
Baca Juga: Keputusan Wasit Disebut Untungkan Persija, Thomas Doll: Nonton Lagi 90 Menit Pertandingan
Alokasi vaksin saat ini dengan jenis Moderna mencapai 1.107 dosis telah disebarkan ke 38 rumah sakit di Kota Bandung.
"Kami juga sudah mengajukan penambahan vaksin booster 2 untuk SDM kesehatan," ujarnya.
Anhar mengakui, jika pekan kemarin percepatan vaksin dosis III memang melambat karena tenaga puskesmas sedang fokus pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).
Namun, pihaknya akan kembali fokus pada vaksinasi booster pekan ini dengan menambah hari dan jadwal vaksinasi di puskesmas.
"Kita juga akan kembali melaksanakan vaksin masal di gerai vaksinasi salah satunya di Ciwalk dan TSM. Hasil tiap sekali melaksanakan vaksin minimal ada 200 sasaran per lokasi," jelasnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah menuturkan, seluruh mal yang ada di Kota Bandung sangat mendukung pelaksanaan vaksinasi ini. Secara keseluruhan, pelaksanaan booster di mal Kota Bandung telah menyasar 5.270 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN
-
5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat
-
11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak
-
BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi
-
MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027
-
Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?
-
Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah
-
Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang