TANTRUM - Harga rata-rata minyak goreng di berbagai daerah masih tinggi. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, harga rata-rata minyak goreng curah maupun kemasan sederhana di Jawa dan Bali telah mencapai Rp13.000 per liter.
Sedangkan, harga rata-rata minyak goreng kemasan di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi juga sudah mulai menyentuh angka Rp14.000, bahkan ada yang mencapai Rp13.500 per liter.
Sementara itu, harga minyak goreng curah maupun kemasan di Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua masih berkisar antara Rp17.000 sampai Rp19.000 per liter.
BUMN Holding Pangan ID FOOD berkomitmen mengoptimalkan fasilitas tol laut dalam mendistribusikan minyak goreng kemasan sederhana dengan merek dagang MinyaKita ke wilayah timur Indonesia.
"Kami mengoptimalkan fasilitas tol laut untuk memenuhi ketersediaan pangan minyak goreng kemasan rakyat dengan tujuan Indonesia Timur mulai Kupang, Timika, dan Merauke,” kata Direktur Utama ID FOOD Frans Marganda Tambunan di Jakarta, Kamis.
Frans mengatakan pihaknya telah mengirimkan minyak goreng kemasan sederhana MinyaKita seharga Rp14.000 per liter melalui dukungan tol laut sebanyak 40 kontainer atau seberat 669,6 ton (744 ribu liter) dengan titik pengapalan berada di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Minyak goreng itu didistribusikan ke Kupang sebanyak 21 kontainer atau seberat 351 ton (390.600 liter), Timika sebanyak enam kontainer atau seberat 100,5 ton (111.600 liter), dan Merauke sebanyak 13 kontainer atau seberat 217,7 ton (241.800 liter).
"Pendistribusian minyak goreng itu juga persembahan BUMN Pangan untuk Hari Kemerdekaan Indonesia. Kami berkomitmen terhadap pemerataan ketersediaan pangan memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Frans.
Frans mengungkapkan bahwa wilayah timur Indonesia masih mengalami defisit ketersediaan minyak goreng, sehingga kegiatan pendistribusian tersebut menjadi upaya pemerataan minyak goreng ke seluruh pelosok negeri.
Baca Juga: Kurang Murid, SMP PGRI 6 Bandung Hanya Tampung 32 Siswa
Kegiatan distribusi minyak goreng yang dilakukan ID FOOD melalui Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara merupakan kali kedua perseroan menggunakan fasilitas tol laut untuk mengirimkan beberapa komoditas ke wilayah timur Indonesia terutama daerah-daerah yang dalam catatan perseroan belum sesuai harga eceran tertinggi pemerintah.
Sebelumnya pada 10 Mei 2022 lalu, ID FOOD telah mendistribusikan 300 ton minyak goreng dan 800 ton gula yang diangkut menggunakan fasilitas tol laut menuju Kupang di Nusa Tenggara Timur.
"Ke depan, kami secara reguler menggunakan tol laut untuk mendistribusikan produk-produk pangan. Kami punya beberapa cabang di daerah Indonesia timur yang selama ini ongkos logistik cukup mahal, seperti Kalimantan, Sulawesi, Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat," terang Frans.
Fasilitas tol laut merupakan konsep pengangkutan logistik yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi tingginya disparitas harga komoditas antara wilayah barat dan timur.
Pada prinsipnya tol laut adalah penyelenggaraan angkutan laut secara tetap dan teratur yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan hub disertai feeder dari Sumatra hingga ke Papua dengan menggunakan kapal-kapal berukuran besar, sehingga diperoleh manfaat ekonomis dari program tersebut.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya memberikan layanan tol laut untuk membuat harga ongkos pengiriman logistik menjadi relatif murah dan terjangkau, sehingga harga minyak goreng yang ditetapkan pemerintah senilai Rp14.000 per liter itu tetap bisa dipertahankan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas Jadi 58,7 Hektare
-
Presien Prabowo Minta Penertiban Baliho, Begini Kata Wali Kota Pekanbaru
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?
-
Minimarket yang Merepotkan, Kisah Dokgo dan Empati di Balik Rak Minimarket
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Ulasan Novel Heartbreak Motel: Potret Kelam Luka Batin Seorang Aktris
-
Operasi Senyap Ditresnarkoba Polda Metro: Bongkar Peredaran Etomidate di Jakbar hingga Tangerang
-
5 Fakta Keluarga Besar Ragnar Oratmangoen: Dari Sutradara, Musisi, Dubes hingga Bupati
-
Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu