TANTRUM - Kaum ibu khususnya muslimah seyogianya dapat berada di garda terdepan dalam mengajak keluarga dan lingkungan sosial untuk menjaga kelestarian alam, kata Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Betty Natalie Fitriatin.
Menurut Betty, dalam menjaga kelestarian alam tersebut, beberapa aktivitas yang disarankan, seperti membersihkan wilayah rumah sendiri, menanam beragam tanaman atau pohon di lingkungan terdekat, hingga fokus menggunakan pupuk ramah lingkungan dan tidak merusak tanah, atau yang dikenal dengan pupuk organik.
“Langkah ini, secara perlahan diharapkan dapat menyentuh ekologi masyarakat yang lebih luas untuk tergerak hatinya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” kata Betty, saat menjadi narasumber dalam Kajian Kemuslimahan Masjid Raya Unpad “Peran Muslimah dalam Menjaga Keberlangsungan Bumi dan Lingkungannya” yang digelar secara virtual, Jumat (12/8/2022).
Peran penting lainnya, baik sebagai pribadi maupun sebagai ibu, antara lain mendorong pola hidup bersih dan sehat. Salah satu yang bisa dilakukan adalah memilah sampah untuk mengantisipasi dampak penumpukan volume sampah ataupun dampak buruk dari bersatunya sampah organik dan anorganik.
Dari pemaparan tersebut, Prof. Betty menyoroti bahwa kaum ibu atau muslimah sangat berperan dalam menjaga lingkungan untuk keberlangsungan bumi. Selain itu, menjaga lingkungan bisa dimulai dengan merawat dan menjaga lingkungan terdekat.
“Muslimah sebagai ibu dapat menjadi teladan untuk penerus kita dalam menjaga lingkungan,” kata Prof. Betty. Kajian yang dimoderatori Dosen Fakultas Pertanian Unpad Yudhitia Maxiselly, M.P., ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Pengelola Masjid di Lingkungan Unpad Hadiyanto A. Rachim.
Kajian ini merupakan program perdana yang digelar Divisi Kemuslimahan MRU untuk mengupas dan memperdalam pemahaman tentang isi Al-Quran dan Sunnah, khususnya dikaitkan dengan ragam bidang dan rumpun keilmuan di Unpad.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Jerry Aurum Kaget Banget, Baru Tahu Denada Sudah Punya Anak sebelum Menikah
-
Cara Nikita Willy Kenalkan Puasa Tanpa Paksa ke Anak
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi
-
Sambangi Lokasi Pembunuhan Gajah, Kapolda Riau Tegaskan Scientific Crime Investigation
-
Terowongan Tol Sicincin-Padang Panjang Bakal Ikon Baru Sumbar, Kapan Mulai Dibangun?
-
7 Lipstik untuk Bibir Kering, Tampilan Cewek Makin Sempurna!
-
5 Strategi Bank Indonesia Tumbuhkan Ekonomi 2026 di Bali
-
4 Serum Korea Ginseng Alternatif Anti-Aging, Bikin Kencang dan Awet Muda
-
Wisatawan Asal Malang Hilang Terseret Ombak di Pantai Sine, Aksi Penyelamatan Berujung Pencarian