TANTRUM - Para ahli meyakini bahwa hubungan sesama jenis itu sendiri yang menjadi pemicu penularan cacar monyet atau monkeypox (MPX) alias clade virus antarmanusia yang kini tengah menghantui dunia.
Titik terang pemicu penularan penyakit infeksi menular khusus ini diketahui usai riset panjang.
Ahli sebelumnya menduga-duga bahwa virus tersebut sebagian besar menular melalui kontak kulit ke kulit, khususnya saat berhubungan seks antarasesama pria.
Diberitakan NBC News, dicuplik dari Asumsi, Kamis, 25 Agustus 2022, ahli mengatakan bahwa kontak kulit saat tengah berhubungan seks mungkin berperan jauh lebih sedikit untuk menularkan virus, ketimbang hubungan seks itu sendiri.
Dalam beberapa minggu terakhir, semakin banyak bukti ilmiah, termasuk trio penelitian yang diterbitkan dalam jurnal peer-review, serta laporan dari otoritas kesehatan Inggris, regional dan global - telah menyarankan bahwa para ahli mungkin telah membingkai rute penularan khas monkeypox dengan tepat ke belakang.
Dr. Aniruddha Hazra, Direktur Medis Klinik Kesehatan Seksual Universitas Chicago, mengatakan bahwa cacar monyet dapat ditularkan melalui air mani.
Hal itu merujuk pada studi terbaru mengenai cacar monyet yang menemukan bahwa virus itu dalam air mani.
“Semakin banyak bukti mendukung bahwa penularan seksual, terutama melalui cairan mani, terjadi dengan wabah MPX saat ini,” kata Dr. Aniruddha Hazra.
Pada 14 Agustus lalu, Dr. Jeffrey Klausner, seorang dokter penyakit menular di University of Southern California, dan Dr. Lao-Tzu Allan-Blitz, seorang dokter residen kesehatan global di Brigham and Women's Hospital di Boston, menerbitkan sebuah esai di mana mereka meninjau sains yang mendukung argumen bahwa selama wabah saat ini, cacar monyet sebagian besar menular melalui hubungan seks anal dan oral antara pria.
Baca Juga: 5 Cara Hadapi Pasangan Dominan, Pernah Mengalaminya?
“Tampak sangat jelas bagi kami bahwa ini adalah infeksi yang menular secara seksual sebagian besar waktu,” kata Allan-Blitz.
Bagaimanapun perdebatan ini masih jauh dari kata diselesaikan. Dr. Rosamund Lewis, pimpinan teknis untuk cacar monyet di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan kepada NBC News bahwa fakta itu amat disayangkan.
Namun, menurutnya ilmuwan perlu mengkaji lebih dalam apakah kasus cacar monyet mayoritas ditularkan lewat hubungan antarsesama pria.
“Sangat disayangkan tetapi benar bahwa kita belum tahu apakah virus tersebut sebagian besar ditularkan melalui hubungan seksual. Korelasinya mungkin tampak kuat, tetapi itu tidak menjelaskan gambaran keseluruhan penyakit yang disebabkan oleh virus ini. Jadi kita harus tetap berpikiran terbuka,” katanya.
Beberapa ahli penyakit menular melihat bukti yang mendukung argumen bahwa cacar monyet setidaknya menular lebih mudah melalui hubungan seksual.
“Saya tidak yakin kita dapat mengatakan bahwa itu terutama transmisi seksual dan bukan kontak kulit-ke-kulit yang juga terjadi. selama berhubungan seks yang berkontribusi paling banyak penularan selama wabah saat ini. Namun, data yang muncul tampaknya menunjukkan bahwa cacar monyet mungkin lebih efisien ditularkan secara seksual,” kata Dr. Paul Adamson, spesialis penyakit menular di UCLA School of Medicine.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry