TANTRUM - Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menyatakan wafatnya Danlanal Banten Kolonel Budi Iryanto penemu kokain seberat 179 kg di Selat Sunda, 8 Mei lalu, disebabkan penyakit yang diderita almarhum.
Menurut Kepala Dispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, Budi Iryanto kabarnya sudah mulai keluar masuk rumah sakit sejak 4 Agustus 2022, dia datang ke RSPAL dr. Ramelan dengan keluhan utama lemas.
Setelah diadakan pemerikasaan medis yang bersangkutan didiagnosa menderita penyakit diabetes mellitus dan selanjutnya dilakukan terapi, Transfusi PRC, Infus Albumin, Antibiotik, Diet TKRP, dan Hemodialisa.
Sempat mendapat perawatan medis, namun pada 18 Agustus 2022 pukul 20.20 WIB, Budi Iryanto mengalami penurunan kesadaran, kemudian pindah ke ICU.
Sayang 20 Agustus pukul 06.53 WIB, kondisi Budi Iryanto semakin kritis dan dinyatakan meninggal pukul 08.00 WIB.
Dengan dibongkarnya kronologi kematian Kolonel Budi Iryanto, Julius berharap tidak ada lagi kesimpang siuran yang beredar di tengah masyarakat.
"Saya berharap rumor yang beredar dapat diluruskan, dan menghormati keluarga almarhum," kata Julius dalam keterangan resminya, ditulis Jumat, 26 Agustus 2022.
Sebelumnya, beredar rumor yang menyebut kematian salah satu anggota TNI Angkatan Laut, Kolonel Budi Iryanto ada sangkut pautnya dengan penemuan kokain senilai Rp1,2 miliar.
Diketahui, Kolonel Budi Iryanto sempat mencetak sejarah sebagai penemu kokain seberat 179 kg di Selat Sunda, 8 Mei lalu.
Baca Juga: Gowes Virtual Muktamaride Ramaikan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah
Tujuh belas hari setelah keberhasilannya menemukan kokain, Kolonel Budi Iryanto justru menyerahkan jabatan sebagai Danlanal Banten kepada Komandan Lantamal III, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Umar Farouq.
Kemudian, tiga bulan usai digagalkannya penyelundupan kokain bernilai triliunan rupiah itu, Kolonel Budi Iryanto dikabarkan meninggal dunia.
Hal ini yang memicu munculnya kabar burung soal adanya kejanggalan di balik kematian sang kolonel.
Menanggapi rumor yang beredar, Julius Widjojono memberikan klarifikasi. Gosip yang meliputi instansinya, Julius merasa perlu membeberkan kronologi wafatnya sang rekan.
"Hal tersebut perlu dijelaskan kepada masyarakat disebabkan beredar rumor bahwa Kolonel Budi Iryanto meninggal dunia karena terkait penemuan dan penggagalan penyelundupan kokain seberat 179 kg senilai Rp1,2 triliun, saat dirinya menjabat sebagai Danlanal Banten,” kata Julius.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?