TANTRUM - Menjelang dipenghujung Agustus 2022, Planet Merkurius yang bakal terlihat usai Matahari terbenam yang juga berdekatan dengan Bulan.
Fenomena astronomi yang dapat dilihat dengan mata telanjang cukup beragam. Bukan hanya penampakan Bulan dan bintang saat malam hari atau Matahari pada siang hari.
Sore nanti (29/8/2022), tepatnya usai Matahari terbenam, Anda berkesempatan untuk melihat Merkurius yang berdekatan dengan Bulan.
DIkutip dari Earthsky, dicuplik dari Kontan, Senin, 29 Agustus 2022, Merkiruis dapat disaksikan di atas langit pada sore hari usai Matahari terbenam.
Menariknya, planet ini juga tidak sulit untuk ditemukan pada sore hari. Bila Anda menemukan Bulan di atas langit, perhatikan di dekatnya apakah ada sesuatu yang bersinar?
Menurut Earthsky, dari belahan Bumi utara, geometrinya buruk. Merkurius nampak di sebelah kiri Matahari terbenam tetapi dekat dengan cakrawala, ini akan memberi Anda waktu kurang dari satu jaum untuk melihat planet tersebut sebelum turun di bawah cakrawala.
Namun, pada sore nanti, Bulan Sabit yang terlihat akan memandu Anda untuk menemukan planet tersebut.
Perhatikan lagi, bagian bulan sabit yang bersinar terang ini menunjuk ke arah Merkurius. Bila Anda kesulitan untuk melihat penampakan planet Merkurius ini, gunakan teropong untuk memindai di dekat cakrawala segera setelah langit mulai gelap dan Matahari mulai menghilang.
Penampakan Merkurius ini tampak berkelap-kelip karena atmosfer tebal. Tidak hanya itu, bintang terang yang pertama kali muncul di arah barat saat langit mulai gelap adalah Spica yang berada di arah selatan.
Baca Juga: VIDEO Diduga Fuji dan Thariq Halilintar Asyik Dugem Sambil Merokok, Tapi Dibela Warganet
Dan ada pula Arctturus adalah bintang paling terang di bagian utara langit. Di sisi lain, pemandangan di belahan Bumi selatan penampakan Merkurius dan Bulan akan lebih mudah dikenali.
Kedua benda langit tersebut berdiri di atas Matahari, posisinya yang tegak lurus dengan cakrawala ini memberi Anda waktu sekitar dua jam untuk melihat Merkurius sebelum terbenam.
Bintang yang bernama Spica juga terlihat di atas Merkurius dan Bulan, dengan Arcturus berada di sebelah kanan.
Nah, sebelum sore hari berakhir, apakah Anda tertarik untuk melihat fenomena astronomi hari ini? Sambil menikmati kopi di senja hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah
-
Hunian Dekat Alam, Cara Baru Menikmati Hidup di Tengah Padatnya Kota
-
iCAR Indonesia Perluas Jangkauan Dealer di Kawasan Bisnis Jakarta
-
Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas
-
5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review
-
Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les
-
Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan
-
Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026
-
Paspor Dicabut, Tanah Air Ikut Hilang: Jejak Eksil 1965 oleh Martin Aleida
-
Sampel Organ Sutrimo Diteliti di Laboratorium: Makan Waktu 2 hingga 3 Pekan