TANTRUM - Cacar monyet alias monkeypox tidak bertransmisi melalui udara dalam waktu singkat.
Pernyataan itu dilayangkan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC). CDC menyebutkan penyakit ini menyebar melalui kontak langsung dengan pasien. "
Cacar monyet menyebar lewat kontak langsung dengan cairan tubuh atau luka pada tubuh seseorang yang terkena cacar monyet, atau melalui kontak langsung dengan bahan yang menyentuh cairan atau luka tubuh, seperti pakaian atau linen," tulis CDC di laman resminya, dicuplik dari CNBC, Selasa, 30 Agustus 2022.
CDC menuliskan studi sebelunya mengenai cacar monyet menular lewat sekresi pernapasan nampaknya jarang terjadi.
Sebagian besar kasus dilaporkan karena melakukan kontak dengan orang yang terkonfirmasi terkena penyakit ini.
Lembaga itu mencontohkan tidak ada kasus cacar monyet pada mereka yang berada di sekitar pasien dalam pesawat terbang. Termasuk pada penerbangan internasional yang memakan waktu panjang
CDC menjelaskan terdapat perbedaan penularan lewat udara dan sekresi pernapasan. Penularan lewat udara terjadi saat partikel virus kecil menjadi tersuspensi di udara dan bisa tertinggal dalam jangka waktu tertentu.
Partikel akan menyebar lewat udara dan terkadang masuk setelah orang yang terinfeksi telah pergi.
"Sebaliknya, cacar monyet bisa ditemukan dalam tetesan seperti air liur atau sekresi pernapasan yang keluar dari udara dengan cepat. Penularan monkeypox jarak jauh [misalnya lewat udara] belum dilaporkan," jelas CDC.
Baca Juga: Diam-diam Lakukan Hal Ini, Publik Terharu Lihat Sikap Baekhyun EXO
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan Covid-19 dan cacar monyet memiliki beberapa hal yang membedakannya. Termasuk penularan cacar monyet yang terjadi saat bintik-bintik sudah terlihat pada pasien.
"Itu sebabnya kenapa dia cepat penularannya kan orang enggak tahu dia sakit, kita dekat-dekat sama dia tahu-tahu kita ketularan. Kalau cacar monyet enggak, dia harus bintik-bintik dulu keluar nanah baru dia bisa menular. Kalau dia belum keluar tuh bintik-bintiknya dia tidak menular," kata Budi beberapa waktu lalu.
Indonesia juga sudah melaporkan kasus pertama cacar monyet. Pasien berusia 27 tahun asal Jakarta itu dikatakan memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dari Menyeberang Jalan hingga Buang Sampah, Pentingnya Anak Paham Keselamatan Sejak Dini
-
6 Sepatu ALDO yang Diskon di MAPCLUB, Ada Model Stylish hingga Artist Series
-
Eks Gelandang FC Utrecht Wanti-wanti Persib Soal Laga Pamungkas Menuju Juara, Ada Apa?
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Harga Beras Lagi Mahal di 111 Kota
-
Dokter Hilda Natalia Guyon Samakan Kreator Disabilitas dengan Hewan Peliharaan, Berujung Minta Maaf
-
Tanggul Sungai Silandak Rembes, Jalan di Semarang Ambles Dua Meter
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
-
Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan
-
Sandiaga Uno Resmi Jadi Kakek, Atheera Uno Melahirkan Anak Pertamanya