“Pola makannya kurang sehat. Saya lihat di sekolah jajanannya kurang sehat, untuk itu peran orang tua juga dibutuhkan. Banyak orang tua yang tidak menyediakan sarapan dan makanan untuk anak, sehingga anak jajan di luar,” kata Puspa.
Selain itu, Puspa menjelaskan bahwa anemia juga dapat terjadi pada mereka yang sudah cukup makanan bergizi tetapi tidak dapat terserap karena beberapa hal, misalnya karena penyakit infeksi, kelainan genetik, cacingan, juga menstruasi yang tidak normal.
Dalam aplikasi Wanter, Puspa pun berusaha meningkatkan kesadaran untuk dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas atau tenaga kesehatan apabila memiliki tanda dan gejala anemia seperti yang disebutkan di materi edukasi tersebut. Selain peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku, aplikasi ini juga memiliki sejumlah komentar positif dari pengguna.
Puspa mengungkapkan, sejumlah komentar yang datang seperti aplikasi ini menarik karena ada edukasi berupa video animasi, bisa dipakai kapanpun dan dimanapun, dan banyaknya informasi penting yang didapatkan pengguna mengenai anemia.
Hak Cipta
Sebelum diluncurkan dan digunakan pada objek penelitian, aplikasi ini telah melalui uji pakar dan uji pengguna, serta penyempurnaan berdasarkan masukan-masukan dari hasil uji tersebut.
Saat ini, pengguna aplikasi telah menyebar ke sejumlah daerah. Puspa pun berharap ke depannya aplikasi ini dapat terus dikembangkan.
Aplikasi Wanter sendiri sudah memperoleh hak cipta. Melalui aplikasi tersebut, Puspa berharap remaja putri di Indonesia, khususnya Kabupaten Bandung bebas dari anemia. Hal ini untuk persiapan mereka dalam menghadapi pernikahan dan kehamilan.
“Harapanya dengan adanya aplikasi Wanter ini pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan, juga kesadaran mereka terhadap anemia lebih meningkat lagi sehingga saat menikah ibunya sehat anaknya juga sehat,” kata Puspa.
Baca Juga: Untuk Penderita Diabetes dengan Hipertensi, Simak Pola Makan dan Menu Diet
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar
-
Polisi Temukan Unsur Pidana di Kasus Zina, Insanul Fahmi Makin Ngotot Mau Damai dengan Istri Sah
-
BRI Tetapkan Dividen Rp52,1 Triliun, Cerminkan Kinerja dan Fundamental Kuat
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Wujud Komitmen Kepada Pemegang Saham
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026