TANTRUM - Reklame yang cenderung asal atau merusak pemandangan di Kota Bandung, akan segera ditertibkan. Salah satu target penertiban reklame adlah Jalan Cihampelas.
“Aspek yang tidak sesuai dengan estetika tata ruang dan malah menjadi sampah visual. Ini yang akan segera kami tertibkan,” kata Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna, usai meninjau sejumlah titik di Kota Bandung, dikutip Sabtu (10/9/2022).
Selain itu, ia juga memastikan perbaikan sarana dan infrastruktur di sejumlah titik. Adapun sejumlah titik yang ditinjau selain Jalan Cihampelas, adalah Jalan Ir. H. Djuanda (Dago), Jalan Cihampelas, dan Jalan Leuwipanjang.
Titik-titik yang ditinjau dalam kegiatan ini akan diperbaiki baik dari segi estetika maupun fungsinya.
“Pengawalan dan pengawasan di Kawasan Dago itu sudah rutin. Namun ada beberaoa kendala seperti keberadaan reklame yang tidak sesuai dengan estetika tata ruang. Itu yang nanti akan kita tertibkan,” ujar Ema di Kecamatan Bojongloa Kidul, Jumat 9 September 2022.
Terkait aspek ducting atau pemindahan kabel ke area bawah tanah, Ema menyebut progressnya di kawasan Dago sudah sesuai dengan yang diharapkan.
Begitu pula perbaikan trotoar dampak dari pembongkarannya sudah mencapai 90 persen.
Di titik ketiga, peninjauan dilakukan di Jalan Leuwipanjang. Ema menyebut, penataan saluran air di kawasan ini jadi prioritas untuk mengatasi sumbatan arus air dari kawasan (Bandung) utara ke selatan.
“Setelah kami cek, ada persoalan (saluran arus air dari utara ke selatan) yaitu sedimentasi. Saat mau dibersihkan, ternyata bak kontrolnya sudah beralih fungsi," tuturnya.
Baca Juga: Sudah Mulai Disalurkan, Catat Jadwal Pencairan BLT BBM di Bandung
"Saya sudah koordinasikan dengan Kepala DSDABM (Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga) dan Camat, kita berkomitmen untuk fungsikan bak kontrol ini di dua titik,” imbuh Ema.
Usai peninjauan, Ema menyebut dalam satu pekan ke depan, unsur SKPD terkait akan melakukan koordinasi dan perbaikan akan segera dikerjakan bertahap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!