TANTRUM - Jika ada satu hal yang sepertinya selalu diminta oleh gamer pecinta Assassin’s Creed selama bertahun-tahun lamanya, maka setting Jepang selalu menjadi yang tertinggi di daftar.
Secara rasional memang bisa dimengerti. Bukan hanya karena setting feudal Jepang yang potensial untuk tampil menggoda dari sisi visual, cerita, dan karakter saja, tetapi fakta bahwa Jepang juga memiliki pembunuh dari balik bayangan seperti para shinobi juga terasa cocok dengan konsep Assassin’s Creed itu sendiri.
Setelah penantian yang cukup lama, mimpi dan harapan tersebut akhirnya terpenuhi. Setelah sempat menjadi rumor semata, Ubisoft akhirnya mengkonfirmasikan eksistensi Assassin’s Creed dengan setting Jepang lawas tersebut di ajang Ubisoft Forward, Minggu, 11 September 2022.
Tidak banyak informasi dibagi soal tanggal rilis ataupun cerita yang akan dibawa, selain kepastian bahwa ia akan menjadi seri pertama untuk AC Infinity yang masih misterius.
Game yang saat ini masih mengusung nama Assassin’s Creed Codename Red ini akan dikembangkan oleh Ubisoft Quebec dengan Shinobi sebagai karakter utama.
Dicuplik dari laman Jagat Play, Selasa, 13 September 2022, dipastikan akan hadir dengan elemen RPG ala seri-seri terakhir Assassin’s Creed.
Belum ada informasi kira-kira kapan Assassin’s Creed Jepang ini akan tersedia. Namun spekulasi meyakini ia akan jadi seri pertama yang akan diperkenalkan dan sekaligus menemani pengenalan dan rilis AC Infinity di masa depan.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang sudah lama menantikan setting ini?
Baca Juga: Go Internasional! Komitmen Pemerintah Jawa Barat Kembangkan Pencak Silat
Tag
Berita Terkait
-
Nantikan 11 November di IMAX Jepang! Pemutaran Perdana Suzume dan 3 Film Makoto Shinkai Lain
-
Awas Konten Dewasa 18+, 4 Anime yang Tidak Boleh Ditonton Anak - anak
-
Eksis Sejak Ribuan Tahun Lalu! 5 Negara Tertua di Dunia
-
Ayo Masak Masakan Jepang! Sup Dingin Bernama Hiyajiru
-
Rilis November 2022, Nintendo Switch Edisi Pokemon Scarlet & Violet akan Dipasarkan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring