TANTRUM - Para konten kreator akan dapat memonetisasi video pendek yang diunggah ke YouTube Shorts mulai tahun 2023. Langkah ini dilakukan platform video milik Google ini untuk menyaingi popularitas TikTok .
YouTube akan bersaing dengan TikTok dan berharap dapat menawarkan opsi monetisasi yang lebih baik daripada aplikasi China untuk menarik pembuat konten terbaik.
Namun, Shorts tidak mendapatkan bagian yang sama seperti yang didapatkan oleh pembuat konten YouTube.
“Ini adalah ekspansi terbesar yang kami lakukan dalam beberapa tahun untuk menciptakan cara baru bagi para kreator untuk bergabung dalam program ini,” kata Amjad Hanif, wakil presiden manajemen produk dan produk kreator, diberitakan New York Times dicuplik dari SINDOnews dari laman Petapixel, Minggu, 18 September 2022.
Seperti dilansir The Verge, konten kreator Shorts akan mendapatkan 45 persen pendapatan dari biasanya 55 persen.
Alasannya bahwa uang ekstra akan digunakan untuk melisensikan musik yang dapat digunakan pada video berdurasi pendek.
YouTube percaya bahwa ini mewakili kesepakatan yang lebih baik daripada yang didapat pembuat konten di tempat lain.
Metode monetisasi baru untuk kreator akan digabungkan dengan fitur monetisasi yang sudah ada seperti dana kreator, belanja, dan tips.
Tapi penawaran baru ini merupakan peningkatan yang serius daripada penawaran sebelumnya.
Baca Juga: Timnas U-20 Indonesia Vs Vietnam! Tribune Utara dan Selatan Stadion GBT Full Koreografi
Dengan video YouTube berdurasi panjang, iklan diputar sebelum dimulai dan saluran yang ditonton pemirsa mendapat bagian dari uang yang dihasilkan dari iklan tersebut.
Tetapi video berdurasi pendek adalah hal yang berbeda karena menyisipkan iklan tidak semudah itu.
Inilah sebabnya mengapa YouTube meluncurkan program tahun depan karena mencoba untuk mengerjakan detailnya.
YouTube baru-baru ini meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pembuat konten mengubah video berdurasi panjang menjadi Video Pendek.
Alat Edit into a Short memungkinkan pembuat video memilih 60 detik dari video yang ada dan mengonversinya.
Platform video lama YouTube jelas mengawasi kesuksesan TikTok dan berusaha untuk menguasai pasar itu.
Ini bukan satu-satunya raksasa teknologi yang melakukannya, Instagram untuk menjadi lebih seperti TikTok telah didokumentasikan dengan baik meskipun menghadapi reaksi keras.
Tag
Berita Terkait
-
Pemanasan Global Terjadi, Gubernur Ridwan Kamil Sebut Kendaraan Listrik jadi Solusi
-
Viral di TikTok! The Working Class Sympony, Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Satu Jiwa
-
Ponsel Kompak Pixel 7a, Kode Neila dari Google
-
Backsound Musik untuk Bikin FYP, 26 Lagu Viral TikTok September 2022 Terbaru!
-
Cara Ini Dapat 'Butakan' Aksi Spionase! CCTV Google Mata-matai Anda 24 Jam
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik