TANTRUM - Google ternyata memata-matai aktivitas penggunanya. Baik saat menggunakan layanan atau produk milik raksasa teknologi dunia itu.
Bahkan aktivitas pengguna masih terpantau saat riwayat lokasi sudah dimatikan. Hal inilah yang membuat munculnya iklan produk sesaat setelah dibicarakan oleh pengguna.
Namun kamu sebagai pengguna layanan dan produk Google bisa tenang. Karena praktik ini bisa dihentikan dengan mudah.
Setelah fitur dimatikan, pengguna tidak akan lagi melihat iklan yang relevan. Rekomendasi penelusuran yang hadir juga kurang bermanfaat dan pengalaman personal menggunakan produk Google akan menghilang.
Berikut langkah-langkah, dikutip dari Cnet, dicuplik dri CNBC, Jumat, 16 September 2022:
- Buka laman Google.com dari browser desktop atau mobile.
- Masuk ke akun Google yang dimiliki.
- Pilih Manage your Google Account. Berikut pada menu Privacy & Personalization, pilih Manage your Data & Personalization.
- Akan ada Activity Controls dengan scrolling layar ke bawah, berikutnya pilih Manage your Activity Controls.
Baca Juga: Peretasan Bjorka Jadi Peluang Penggunaan Teknologi Anak Negeri Perbaiki Keamanan Siber
- Selanjutnya akan terlihat boks bernama Web & App Activity, geser toggle untuk mematikannya.
- Nantinya akan ada pemberitahuan memastikan pengguna paham apa yang dilakukan dengan menonaktifkan pengaturan. Pilih Pause.
Perlu dicatat juga, cara tersebut bukan berarti data pelacakan yang tersimpan akan terhapus.
Google tak akan menghapusnya, tetapi tidak akan lagi menyimpan informasi seperti lokasi setelah fitur dimatikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif
-
Mobil Patroli Terbakar di Markas Polsek Tambaksari: Satu Terduga Pelaku Diciduk
-
Bikin Rezeki 'Bocor'! Ini 7 Kesalahan Penataan Kompor Dapur Menurut Feng Shui yang Perlu Dihindari
-
Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
-
Ini Jadwal Baru Pembuangan Sampah di Kota Makassar, Wajib Diketahui Warga!
-
Filosofi SpongeBob Jadi Ubur-Ubur dan Ilusi Kabur dari Burnout