2. Dekongestan
Dekongestan bekerja dengan mengecilkan pembuluh darah yang membengkak dalam hidung akibat reaksi alergi.
Obat ini efektif untuk meringankan gejala hidung tersumbat serta berair. Namun, Anda mungkin perlu meminum obat alergi kombinasi untuk meredakan beberapa gejala alergi sekaligus.
3. Kortikosteroid
Kortikosteroid dapat mengatasi peradangan akibat alergi debu. Obat ini juga membantu meredakan hidung tersumbat, bersin, serta gejala lainnya yang menyerupai pilek.
Kortikosteroid tersedia dalam bentuk pil, obat semprot atau cuci hidung, serta krim oles. Tidak seperti obat lainnya, kortikosteroid harus digunakan atas resep dokter.
4. Imunoterapi
Imunoterapi bukanlah obat paten yang bisa menyembuhkan alergi debu. Namun, terapi ini bertujuan untuk ‘melatih’ sistem kekebalan tubuh agar tidak terlalu sensitif terhadap debu.
Imunoterapi untuk alergi terbagi menjadi dua jenis, seperti berikut ini.
Baca Juga: Piala Dunia U-20 di Indonesia Diharapkan Digelar Dengan Kehadiran Penonton
- Terapi alergi subkutan (SCIT): dokter menyuntikkan alergen pada kulit, lalu mengamati reaksinya. Ini dilakukan 1 – 2 kali seminggu dalam 6 bulan hingga beberapa tahun.
- Terapi alergi sublingual (SLIT): dokter meneteskan alergen ke bawah lidah, lalu mengamati reaksinya. Terapi dilakukan selama 3 – 5 tahun.
5. Suntik epinefrin
Epinefrin adalah suntikan yang akan diberikan pada orang dengan riwayat alergi parah atau anafilaksis.
Obat ini harus segera disuntikan apabila ada gejala pingsan, tekanan darah rendah, dan sesak napas, karena dampaknya membahayakan jiwa.
Mencegah kambuhnya alergi debu
Penyedot debu atau vacuum cleaner sering kali tidak cukup ampuh menghilangkan tungau, spora, atau kotoran lainnya yang terkumpul bersama debu.
Meski demikian, ada beragam cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi jumlah debu di rumah. Berikut kiat yang bisa Anda terapkan sehari-hari.
- Rutin mencuci seprai, selimut, sarung bantal, gorden, taplak, serta perabot kain lainnya seminggu sekali menggunakan air panas.
- Mengganti karpet, gorden, atau taplak perabot rumah tangga setiap dua minggu sekali.
- Bersihkan perabot keras seperti meja serta pajangan seperti suvenir dan vas dengan lap basah. Lap basah dapat mencegah debu beterbangan di udara.
- Menggunakan air purifier HEPA (high-efficiency particulate air filter) untuk menyaring alergen dengan partikel halus seperti tungau.
- Tidak menggunakan karpet berbulu, permadani, dan sebagainya.
- Menjauhkan hewan peliharaan dari kamar tidur dan meletakkan kandang di luar rumah.
- Menggunakan humidifier untuk menjaga kelembapan di dalam ruangan.
Alergi debu adalah salah satu masalah kesehatan yang paling umum dan sulit dihindari. Pasalnya, Anda tidak bisa sepenuhnya menghilangkan debu yang ada di rumah.
Meski demikian, Anda dapat mencegah kekambuhannya dengan mengurangi jumlah debu di rumah.
Jika cara ini tidak ampuh mengatasi alergi, diskusikan dengan dokter untuk memperoleh pengobatan yang sesuai.
Berita Terkait
-
Kenali Dulu Ragam Kelas di Bioskop CGV, Cekidot Guys Sebelum Nonton!
-
Trailer I Wanna Dance With Somebody, Naomi Ackie Perankan Whitney Houston
-
Ditonton Lebih dari 200 Juta Kali di Youtube! MV Dinamite Versi B-Side BTS
-
Siap Bintangi Don 3, Mantapnya Amitabh Bachchan, SRK, Ranveer Singh
-
Memiliki 10 Juta Pendengar Bulanan di Spotify! Grup Idol KPop NewJeans Pecahkan Rekor
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular