TANTRUM - Beberapa orang yang berkunjung ke dokter mengeluhkan ototnya terasa nyeri, padahal yang dimaksud ialah nyeri sendi. Begitu pun sebaliknya. Lalu, di mana letak perbedaan nyeri sendi dan nyeri otot?
Nyeri otot dan sendi adalah keluhan yang sangat umum terjadi. Ketika rasa sakit dirasakan di tubuh, kadang sulit untuk menentukan darimana rasa sakit itu berasal.
Agar dapat ditangani dengan tepat, sangat penting untuk mengetahui perbedaan nyeri otot dan nyeri sendi terlebih dahulu.
Nyeri Sendi
Menurut dr. Arina Heidyana dari laman Klik Dokter, dicuplik Kamis, 29 September 2022, nyeri sendi diartikan sebagai nyeri yang dihasilkan saat sendi tersebut bergerak atau melakukan fungsinya.
Hal ini dapat menghambat aktivitas seseorang dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Tingkat keparahan nyeri sendi berbeda-beda, mulai dari ringan, sedang, hingga parah.
Orang yang mengalami nyeri sendi biasanya sangat sulit untuk melakukan pergerakan, terutama saat setelah beristirahat.
Pasalnya, sendi yang sakit biasanya menjadi kaku. Jadi, ketika digerakkan akan jadi lebih sakit.
Penyebab dari nyeri sendi bisa bermacam-macam, di antaranya karena asam urat, osteoartritis, rematik, bahkan efek samping obat-obatan.
Baca Juga: Doa saat Harapan Terwujud
Untuk mengatasi nyeri sendi, Anda disarankan untuk beristirahat, melakukan kompres hangat, atau mengonsumsi obat antinyeri.
Ketika nyeri sendi menyerang, kapan waktu yang tepat untuk pergi ke dokter? Anda perlu memeriksakan kondisi ke dokter bila mengalami beberapa gejala berikut:
- Nyeri, bengkak, atau kaku pada satu atau lebih dari satu sendi.
- Sendi berwarna merah atau hangat saat disentuh.
- Sendi terasa kaku, sulit digerakkan, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Nyeri atau kaku sendi berlangsung lebih dari tiga hari atau terjadi berulang kali dalam satu bulan.
Sebagian besar kasus nyeri sendi dapat berhasil ditangani di rumah. Namun, jika nyeri sendi Anda disebabkan oleh cedera dan muncul keluhan seperti di atas, segeralah periksakan diri ke dokter.
Nyeri Otot
Nyeri otot merupakan rasa nyeri yang muncul pada bagian otot. Penyebab paling umum dari keluhan ini adalah karena aktivitas fisik yang berlebihan, cedera olahraga, dan sakit (misalnya flu).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
45 Ucapan Imlek Bahasa Mandarin 2026 dan Artinya, Bukan Cuma Gong Xi Fa Cai
-
Daftar Saham Buyback Januari-April 2026, Emiten Konglomerat Diborong
-
3 Mobil Kecil Bekas Honda yang Keren dan Praktis untuk Wanita
-
Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'
-
Modus Pengiriman 1 Kg Sabu Dikemas Kopi Digagalkan BNNP Sumut
-
Siapa Kafrawi Yuliantono yang Disebut dalam Epstein Files? Kenali Sosoknya
-
Belajar dari Kasus Rombongan Pengantin Salah Jalur, Mengapa Mobil MPV 'Haram' Masuk Jalan Offroad?
-
Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025
-
Tensi AS - Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke 68 Dolar AS
-
Membaca Pergerakan 1998 Lewat Novel Notasi: Saat Idealisme Diuji Waktu