TANTRUM - Saham Apple Inc ambles lebih dari 4% pada perdagangan Rabu (28/9/2022) setelah membatalkan rencananya untuk meningkatkan produksi iPhone terbarunya karena khawatir bahwa permintaan akan menurun.
Sebelumnya, Apple berencana untuk meningkatkan produksi sebesar 6 juta unit pada paruh kedua tahun ini. Namun, produsen smartphone ternama tersebut akhirnya kembali membatalkan rencananya.
Sebagai gantinya, Apple akan berusaha untuk memproduksi 90 juta unit, yang sejalan dengan target produksinya pada 2021.
Hal tersebut membuat saham Apple pun ambles hingga berakhir pada harga US$ 147,64 dan menjadi level terendahnya selama dua bulan.
Ambruknya saham Apple turut membebani laju indeks Dow Jones pada perdagangan kemarin (28/9/2022).
"Permintaan konsumen yang lebih lemah diperkirakan terjadi ketika listrik naik, suku bunga naik, biaya hipotek naik... pengeluaran diskresioner akan dibatasi oleh itu," tutur Kepala Investasi Plurimi Wealth London Patrick Armstrong dikutip Reuters, dicuplik dari CNBC Indonesia, Kamis, 29 September 2022.
Analis mengatakan bahwa versi Pro dan Pro Max iPhone 14 terjual dengan cepat, meskipun permintaan untuk model standar kurang memuaskan.
Terlepas dari konektivitas satelit dan fitur deteksi kecelakaan, model iPhone 14 terlihat dan terasa mirip dengan iterasi sebelumnya.
iPhone terbaru dengan model standar juga dijual lebih tinggi US$ 100 dari iPhone sebelumnya.
Baca Juga: Punya Super Mario RPG? Salah Satu dari 9 Barang Antik yang Jadi Cuan
"Calon pembeli iPhone 14 dapat memilih iPhone 13, mengingat diskon besar untuk model lama," tutur Analis Strategy Analytics Abhilash Kumar.
Sementara itu, analis Wedbush menilai bahwa Apple dapat mengalihkan produksi model standar ke model Pro di seluruh Asia menjelang musim liburan.
Ambruknya saham Apple juga turut membebani saham-saham perusahaan pemasok dan manufakturnya.
Saham Apple Qualcomm, STMicroelectronics, Infineon, dan ASML juga diperdagangkan lebih rendah setelah berita tersebut muncul.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan