TANTRUM - Jangan nekat, ada batas aman lewati banjir pakai motor matic. Batas aman lewati banjir pakai motor matic ini harus diketahui bikers.
Apalagi, di beberapa daerah sudah mulai banjir dan ada bikers menerobos banjir pakai motor matic sampai motornya mati.
Para pengguna motor matic disarankan jangan nekat menerobos banjir apalagi kalau genangan air sudah terlihat cukup tinggi.
"Untuk banjir yang tinggi airnya melebihi tinggi dari box filter udara lebih baik jangan diterobos," ucap Joddy Ario owner JDM Project di Jl. Raya Jatiwaringin No.1A, Jakarta Timur.
"Karena air masuk ke mesin itu pasti asalnya terisap dari box filter udara," yakin Joddy yang memang sering menangani motor kebanjiran.
Air yang masuk dalam jumlah besar apalagi kalau kalian memaksa menerobos banjir akan mengakibatkan efek water hammer. Water hammer ini bisa fatal akibatnya untuk mesin.
"Setang piston bisa bengkok karena air yang masuk ke mesin ikut terkompresi dan membuat tekanan besar ke piston dan setang piston," lanjut Joddy.
Makanya, saat mau menerobos banjir atau genangan pakai motor matic batas maksimal ketinggian airnya tidak boleh menyentuh box filter udara di motor.
Kalau sudah lebih dari itu jangan dipaksa, karena perbaikan akibat water hammer ini mahal dan bisa tembus jutaan.
Baca Juga: Contoh Ucapan & Link Twibbon Maulid Nabi Muhammad SAW 2022
"Jadi sebaiknya dihindari atau bijaknya kita cari jalan lain," tutupnya.
Ingat, air yang masuk ke dalam mesin juga akan membuat mesin motor mati mendadak dan tidak bisa dihidupkan. Makanya, malah merepotkan tuh kalau kalian sampai nekat terobos Sob.
source: Gridoto
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja