Dalam sekejap, Kang Dedi merogoh sakunya. Dia memberi beberapa lembar uang pecahan Rp100 ribu. Pertama dia memberi sekitar lima lembar.
“Ini bekal buat jajan anaknya,” katanya sambil berpesan agar jajan anaknya tidak mengambil dari modal warung.
Dia kemudian mengambil uang pecahan Rp100 ribu beberapa lembar lagi sebagai setoran Bank Emok.
“Duh, Bapak,” kata perempuan pengelola warung kopi plus-plus.
“Serius, jadi Teteh gak usah ngelayani minum kopi setiap malam lagi,” katanya.
Kang Dedi pun memberi wejangan, agar membuka warung sambil mempertebal keyakinan dalam diri bahwa usaha yang akan dijalani pasti akan ada hambatan, namun harus bisa melawan. Dia juga berpesan untuk tidak mudah menyerah. Harus bangkit lagi. Juga jangan berpikir bahwa menjadi pelayan warung kopi plus-plus ini gampang, meski sejatinya tidak punya masa depan dan ada batasnya, karena faktor usia.
“Saya selalu yakin, orang yang punya keyakinan pasti bisa. Saya tidak maksud datang untuk menghina. Saya hanya selalu ingin mendorong yang punya kesulitan keluar dari kesulitan,” papar dia dalam video yang diunggah 24 Desember 2021 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan