TANTRUM - Depresi adalah gangguan suasana hati (mood) yang ditandai dengan perasaan sedih berkepanjangan dan kehilangan kesenangan atau minat dalam melakukan sesuatu. Jenis depresi pun ada berbagai macam.
Beberapa penyebab depresi adalah pengalaman traumatis, kehilangan sesuatu yang penting (seseorang atau pekerjaan), gangguan hormon, gangguan kimia pada otak, kecanduan alkohol atau narkoba, dan kepribadian yang sulit mengatasi masalah.
Menurut data WHO tahun 2021, sekitar 280 juta penduduk dunia berjuang dengan depresi. Gangguan mental ini memang tidak sepele dan berdampak buruk pada kehidupan sehari-hari. Mirisnya, ratusan ribu orang meninggal akibat bunuh diri karena depresi.
Di Indonesia, gangguan mental yang paling banyak diderita usia produktif adalah depresi, gangguan kecemasan, dan skizofrenia. Perempuan memiliki risiko lebih besar mengalami depresi dibandingkan laki-laki.
Meski kamu merasa sangat sedih atau tidak semangat, bukan berarti pasti mengidap depresi. Jangan buat self-diagnosis lewat info-info yang berseliweran, diagnosis depresi hanya ditentukan oleh psikolog dan psikiater.
Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), jenis-jenis depresi dibedakan berdasarkan penyebabnya. Berikut macam-macam depresi yang perlu kamu ketahui dan sadari gejala umumnya:
1. Disruptive Mood Dysregulation Disorder
Gangguan mood ini ditandai dengan adanya ledakan amarah (temper outburst) dalam bentuk:
- Verbal: Menghina, memaki, dan sebagainya
- Perilaku: Memukul, membanting, dan sebagainya
Baca Juga: Bagaimana Masa Depan David de Gea di MU? Belum Ada Kepastian dari Erik Ten Hag
Perilaku-perilaku tersebut terjadi di luar kendali dan tidak wajar secara durasi atau situasinya.
2. Major Depressive Disorder
Tipe depresi berat ditandai dengan sedih berkepanjangan dan kehilangan minat atau kesenangan dalam melakukan sesuatu, minimal selama kurang lebih dua minggu.
Gangguan depresi berat diikuti dengan:
- Penurunan nafsu makan
- Gangguan tidur
- Kegelisahan
- Merasa lelah sepanjang hari
- Merasa tidak berharga dan bersalah
- Sulit mempertahankan konsentrasi
- Pikiran untuk bunuh diri
3. Persistence Depressive Disorder (Dysthymia)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Review The Gangster, The Cop, The Devil: Adu Brutal Polisi Nekat dan Bos Mafia Melawan Sang Iblis
-
Bertajuk 'The Sin: Bliss,' ENHYPEN Umumkan Comeback pada Bulan Agustus
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7