TANTRUM - Tahukah Anda, kurang tidur bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius? Dokter Spesialis Saraf RS Sari Asih Cipondoh Kota Tangerang, Mimin Supriatin, mengatakan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami demensia atau pikun, di antaranya faktor usia hingga stres dan kurang tidur.
Ia mengatakan, ada beberapa faktor dimensia yang tak dapat dihindari, yakni genetik atau ada anggota keluarga yang juga mengalaminya, jenis kelamin, usia, dan ras.
"Sementara, ada juga faktor risiko lain yang bisa dihindari, misalnya merokok, minum alkohol, kurang tidur, dan stres berlebihan. Faktor-faktor ini juga menambah penyakit lain seperti, hipertensi, diabetes, kolesterol, dan penyakit jantung," kata Mimin Supriatin dalam keterangan tertulis dituils, Selasa, (18/10/2022).
Menurut Mimin, pikun bagi beberapa orang dianggap hal biasa yang terjadi pada usia lanjut. Padahal penyakit ini merupakan sebuah sindrom gangguan yang membuat fungsi otak menjadi turun.
Demensia pada orang lanjut usia dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, karena sindrom ini menyerang fungsi kognitif atau daya pikir yang menyebabkan terganggunya daya ingat, perilaku, perasaan, atau emosi.
Sindrom demensia sering kali tidak terdeteksi, karena sering dianggap biasa. Namun, jika terlalu sering lupa dan membahas tema yang sama dalam waktu berdekatan, bisa jadi hal tersebut perlu penanganan lebih lanjut.
"Semakin seseorang bertambah usia, akan terjadi banyak perubahan, baik pada tubuh maupun pikiran, terutama ingatan. Selama ini kita merasa maklum dengan orang pikun, dan itu sebenarnya tidak boleh kita biasakan. Sebaiknya pikun harus diwaspadai," katanya
Ia menuturkan ada kondisi pikun yang masih pada tingkatan normal, ada yang sudah pada tingkatan tidak normal, dan itu harus dibedakan. Mungkin beberapa kali lupa menaruh sesuatu masih bisa dianggap normal atau batas wajar.
"Yang tidak wajar jika kita bertemu seseorang setiap hari tapi kita selalu lupa akan namanya atau mengulang-ulang pertanyaan yang sama, padahal sebelumnya pernah ditanyakan," ujarnya.
Baca Juga: Kebahagian Tulus Borong 7 Piala AMI
Gejala demensia yang perlu diwaspadai adalah:
- Labil emosi
- Linglung
- Sering lupa
- Lamban dalam berpikir
- Logika menurun
Kondisi ini jika dibiarkan akan mengalami perburukan. Selain faktor memori yang terkena, faktor lain seperti emosi serta perilaku juga bisa terserang, dan biasanya gangguan ingatan terjadi pada usia lanjut di atas 60 tahun.
Ia menyarankan, untuk segera memeriksakan kondisi sedini mungkin ke spesialis saraf, jika terdeteksi adanya faktor-faktor tersebut. Spesialis akan melakukan beberapa pemeriksaan terkait penyebab gangguan memori tersebut.
"Konsultasi, pemeriksaan tes memori, terapi, baik farmakologi dan nonfarmakologi yang tepat bagi seseorang yang terdeteksi gejala demensia, agar kondisi gangguan ingatan mereka tidak bertambah buruk," katanya.
Aktif dalam kegiatan yang bersifat sosial mampu menekan dampak demensia seseorang, seperti:
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Minuman dan Camilan Indomaret Mei 2026 Cocok Temani Libur Panjang Bersama Keluarga
-
Long Weekend Mei 2026 Dimulai, Alfamart Tebar Diskon hingga 60 Persen Sampo, Sabun sampai Susu Anak
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
-
Lagi Viral di Jakarta, Workshop Keramik dan Melukis Ini Ramai Diburu Saat Long Weekend
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan