TANTRUM - Telkom University melalui tim PKM KC (Program Kreativitas Mahasiswa bagian Karsa Cipta) dari Fakultas Informatika berhasil menciptakan aplikasi PANDAS (Pencegah Disabilitas Autisme dan Speech Delay).
Aplikasi ini diperuntukan untuk membantu diagnosis dini autisme dan speech delay.
Menurut Dr. Gamma Kosala selaku dosen Fakultas Informatika menjelaskan bahwa PANDAS memiliki fitur utama yakni fitur asesmen mandiri, fitur chat untuk konsultasi, fitur penerjemahan Bahasa Indonesia ke Bahasa Isyarat begitupun sebaliknya dan fitur akses riwayat pasien.
"Pada fitur asesmen mandiri, asesmen yang digunakan yaitu asesmen DDST-II atau Denver kedua serta M-CHAT R. Asesmen DDST-II diperuntukan untuk identifikasi speech delay sedangkan M-CHAT R untuk identifikasi autisme," jelasnya ditulis Bandung, Senin, 24 Oktober 2022.
PANDAS memiliki anggota tim yang terdiri dari Mahasiswa yakni Nabila Janatri Iswibowo dari Program Studi (Prodi) S1 Data Sains, Yunia Amelia Chairunisa dari Prodi S1 Data Sains, Muhammad Naufal Hawari dari Prodi S1 Informatika, dan Agung Hadi Winoto dari Prodi S1 Data Sains.
Lebih lanjut Gamma menjelaskan bahwa assessment ini telah divalidasi oleh dosen Pendidikan Luar Biasa Universitas Islam Nusantara yaitu Dr. Yoga Budhi Santoso dan praktisi Ahmad Ali Nugroho sebagai terapis wicara di Jalan Cikutra No. 187, Bandung.
Gamma menambahkan bahwa Aplikasi ini juga dilengkapi fitur chat langsung dengan dokter, dimana fitur ini dapat diakses oleh pengguna untuk konsultasi ke dokter ketika diagnosis autisme atau diagnosis keterlambatan bicara sang anak menunjukan hasil resiko tinggi, atau ketika orang tua ingin mengkonsultasikan riwayat hasil asesmen anaknya.
"Orang tua dapat berkonsultasi dengan dokter pada fitur ini sampai anak mendapatkan tindakan lanjut. Fitur chat dokter ini sudah dilengkapi dengan pesan cepat. Sebagai tambahan lain, terdapat fitur penerjemahan bahasa isyarat dengan input kamera smartphone," kata dia.
Fitur ini juga dapat digunakan sebagai pendukung jika asesmen anak terindikasi autism.
Baca Juga: Jadi Percontohan Penanggulangan Kemiskinan, Program Padat Karya Pemkot Surabaya
"Anak dan orangtua nantinya dapat mempelajari Bahasa isyarat agar dapat terjalin komunikasi sedari dini, dan tingkat akurasi dari hasil terjemahan ini juga mencapai 95%," terangnya.
Saat ini aplikasi PANDAS masih dalam bentuk apk, "Kami masih terus kembangkan aplikasi ini, dan kedepan akan diunggah di playstore," ucap Gamma.
Berita Terkait
-
Tanpa Aplikasi Tambahan, Cara Download Video Facebook Anti Ribet
-
Tombol Dislike untuk Semua Pengguna! Diluncurkan TikTok
-
Jokowi Sebut 80 Sampai 90 Persen Startup Gagal Saat Masih Merintis
-
Segera Diluncurkan WhatsApp! Fitur Edit Pesan Bagi yang Sering Typo
-
Atasi Whatsapp Web Tidak Bisa Dibuka, Lakukan 5 Cara Ini
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
7 Tas ASI Cooler Bag Paling Tahan Lama, Bisa Jaga Suhu Hingga 20 Jam
-
Dari Gubuk Seng di Pinggir Rawa ke Universitas Glasgow: Perjalanan Hengki Melawan Keterbatasan
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Buntut Ajak Penonton Refund Tiket, NDX AKA Disomasi Promotor Acara Musik Rp1,7 Miliar
-
29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 April 2026: Skuad Impian Spanyol Menanti, Auto Win Terjamin
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Perkuat Layanan, Kanwil Ditjenim Sumut Jajaki Pembentukan Kantor Imigrasi Tebing Tinggi
-
Alat Berat Tenggelam di Lumpur, BRI Insurance Cairkan Klaim Rp1,1 Miliar untuk Nasabah