TANTRUM - Anak sekolah sebentar lagi akan mengucapkan selamat tinggal pada Pekerjaan Rumah (PR). Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya akan menghapus tugas PR pada siswa SD dan SMP.
Sebagai gantinya, Dispendik Surabaya menambah 2 jam pelajaran pengembangan karakter dan bakat diri. Peraturan bebas PR ini akan diterapkan mulai 10 November mendatang.
Tujuannya untuk mengurangi beban tugas kepada pelajar SD dan SMP. Sehingga waktu belajar anak hanya di sekolah saja.
“Meski PR dihapus, Dispendik Surabaya akan menggantikan dengan menambah 2 jam pelajaran. Waktu 120 menit tersebut digunakan untuk pendalaman karakter siswa,” kata Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh seperti ditulis Rabu (26/10/2022).
Ia menambahkan selama 120 menit, siswa akan diajak pendalaman karakter. Seperti mengenali kemampuan dan kelebihan diri serta bakat dan potensi yang dimiliki.
Akan diberi waktu pula untuk melakukan kegiatan semacam ekstrakurikuler untuk mengolah bakat dan potensi yang dimiliki.
Menurutnya, pola pembelajaran pendalam karakter ini akan melatih para siswa untuk lebih aktif, mandiri. Siswa diharapkan lebih berani memberikan pendapat atau menciptakan desain dan rencana pengembangan pengetahuan siswa.
Namun pihaknya mempersilahkan sekolah memberi PR yang tidak membebani siswa. Bentuk PR nantinya tidak seperti saat ini. Bentuk PR nantinya bisa untuk meningkatkan kemampuan para siswa untuk bersosialisasi.
“Diubah itu jadi PR pembentukan jiwa dan karakter. Jadi saya harapkan anak-anak meskipun ada PR tapi tidak terlalu berat dan banyak. Hanya untuk mengingatkan. Tapi yang penting adalah pertumbuhan karakter,” tegasnya.
Baca Juga: Hattrick ke Filipina! Provinsi Gorontalo Ekspor Jagung
Sedangkan untuk penyelesaian PR bagi siswa di tingkat SD dan SMP, dapat dilakukan di kelas. Sehingga saat anak-anak pulang sudah tidak ada beban mengerjakan PR.
Selain itu pihaknya serius untuk mengurangi durasi sekolah sehingga siswa bisa pulang ke rumah lebih cepat. Pemangkasan waktu sekolah bertujuan agar siswa punya waktu lebih panjang untuk bersosialisasi diluar sekolah.
“Jam belajar selesai pukul 12.00 WIB dan pendalaman sampai pukul 14.00 WIB. Artinya dua jam sudah efektif. Anak-anak bisa mengikuti pola pembelajaran melalui pengambangan bakat masing-masing. Ada lukis, menari, mengaji, dan lainnya,” kata Yusuf.
Beragam respons para orangtua atau wali murid wacana soal bebas PR untuk anak-anaknya yang masih duduk di bangku SD-SMP. Ada yang setuju, ada pula yang tidak setuju.
Rencana pembebasan PR ini mendapat respon pro dan kontra dari para orangtua. Salah seorang wali murid SD, Nana (45) tidak setuju dengan penghapusan PR ini.
Menurutnya, PR ini bisa menstimulus otak anak untuk berfikir dan menjauhkan dari gadget. Sebab saat ini sang anak yang punya banyak waktu dirumah sering bermain gadget dan susah lepas.
Tag
Berita Terkait
-
Tangani Gagal Ginjal Akut, Pemerintah Jawa Barat Bentuk Satgas
-
Tenggat ASO 2 November, 292 Daerah Masih Dapat Siaran TV Analog
-
Jadi Percontohan Penanggulangan Kemiskinan, Program Padat Karya Pemkot Surabaya
-
22 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan
-
Bisa Terbitkan Paspor Elektronik, Ini Daftar 52 Kantor Imigrasi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Sepertiga Akhir Ramadan dan Muslim Indonesia yang Harus Berjuang Lebih Keras Berburu Lailatul Qadar
-
Arus Mudik Mulai Terasa, Lalu Lintas di Tol MBZ Naik 25 Persen
-
Habis Isu Meninggal, Kini Viral Video Benjamin Netanyahu Punya 6 Jari
-
Bagaimana Etika Memberi THR Via QRIS Menurut Islam?
-
Pagi Buta, Menhub Dudy Purwagandhi Sidak Kendaraan Berat
-
5 Tempat Makan Kids Friendly Dekat Exit Tol Semarang, Dilengkapi Playground hingga Mini Zoo
-
Bosen Sama Rendang? Sini Cobain Nasi Dagang Anambas Biar Lebaranmu Makin Melayu Paripurna
-
Berapa Rakaat Salat Idulfitri? Ini Tata Cara, Niat, dan Jumlah Takbir
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
-
Mudahnya Top-up BRIZZI saat Mudik, Perjalanan Jadi Nyaman